Ilustrasi DBD

Hingga Maret, Dinkes Kabupaten Bogor Catat 210 Kasus DBD

BOGOR-KITA.com, CIBINONG – Kasus Demam Berdarah Dengu (DBD) di Kabupaten Bogor mulai bermunculan. Dari Januari hingga Maret 2020 Dinas Kesehatan setempat mencatat setidaknya 210 kasus DBD.

“Sampai Maret sudah 210 kasus yang terlaporkan,” kata Intan Widayati, selaku Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor kepada BOGOR-KITA.com, Rabu (11/3/2020). 

Terkait sebaran kasus, kata Intan, terutama di wilayah yang padat penduduk seperti Cibinong, Cileungsi, Gunung Putri dan Bojonggede.

Ia menambahkan sejauh ini penanganan dan kebijakan dari Dinkes Kabupaten Bogor sejak awal tahun 2020 telah memberikan warning ke seluruh Puskesmas mengenai akan datangnya musim hujan. 

“Oleh karena itu, kami menyerukan kepada seluruh Puskesmas untuk menggerakkan kembali Jumantik (Juru Pemantau Jentik) dan melakukan Gertak (gerakan serentak) berantas DBD melalui 3M plus,” jelas Intan.

Kemudian, tambah Intan Widayati, apabila ada kasus maka Puskesmas wajib melakukan Penyelidikan epidemiologi atau survey lapangan untuk pelacakan kasus dan penyebab ke lapangan guna menilai apakah ada kasus lain di sekitarnya yang berarti mungkin nyamuk berasal dari sekitar tempat tinggalnya atau kasus import (kasus dari daerah lain) jika di sekitarnya tidak ada jentik dan orang dengan gejala serupa. Dan, selanjutnya melaporkan ke Dinkes Kabupaten Bogor. 

Penyakit DBD perlu diwaspadai, diberitakan sebelumnya, dalam tiga bulan 4 balita di Kota Bogor meninggal dunia akibat DBD. [] Hari



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *