Kongres Luar Biasa (Extraordinary Congress) PSSI Kota Bogor yang dilaksanakan di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Minggu (06/01/2019).

Eko Prabowo Terpilih Kembali Pimpin PSSI Kota Bogor

BOGOR-KITA.com – Eko Prabowo, terpilih kembali secara aklamasi menjadi Ketua Umum Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Bogor periode 2019-2022 pada Kongres Luar Biasa (Extraordinary Congress) PSSI Kota Bogor yang dilaksanakan di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Minggu (06/01/2019).

Sementara itu, Wakil Ketua PSSI Kota Bogor dijabat M. Yamin dan tiga orang Komite Eksekutif (Exco) Atep Budiman, Sadiah Ratnayanti, Nasrul Zahar.

Ada 11 anggota PSSI asosiasi Kota Bogor yang menjadi voters, yakni Persatuan Sepakbola One Way, Persatuan Sepakbola Mutiara 97, Persatuan Sepakbola Popdam Kota Bogor, Persatuan Sepakbola Rajawali, Persatuan Sepakbola Tiara, Persatuan Sepakbola Speed Soccer, Persatuan Sepakbola Jalur Gaza, Persatuan Sepakbola IPB, Persatuan Sepakbola Fortuna, Persatuan Sepakbola AGK dan Persatuan Sepakbola Mandiri Jaya.

Ketua PSSI Kota Bogor, Eko Prabowo memohon dukungan kepada seluruh jajaran yang akan terlibat di kepengurusan Askot PSSI Kota Bogor periode 2019-2022.

“Kita akan lihat kepengurusan Asprov Jawa Barat sesuai dengan kebutuhan di Kota Bogor agar roda organisasi lebih berjalan lagi karena tantangan akan semakin berat,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya akan terus melakukan pembinaan agar sepakbola termasuk futsal menjadi olahraga idola dan dapat menyumbangkan medali emas untuk Kota Bogor.

“Seharusnya kemarin (Porda) sepakbola kita bisa menang, tapi karena lengah di akhir, sama dengan futsal yang memperoleh medali perunggu,” katanya.

Menurutnya, di PSSI Kota Bogor tidak ada yang “Superman”, semuanya harus bergerak sesuai dengan tupoksinya masing-masing. Jangan sampai nanti dibentuk diam tidak bergerak. PSSI adalah organisasi sosial bukan organisasi profit.

“Jadi kita kedepankan sama rata, sama rasa, semuanya harus bergerak, mudah-mudahan karena sudah diamanatkan dua periode kedepan bisa menjadi organisasi terdepan, terbuka, egaliter dan semua bisa memberikan masukan,” ujarnya.

Apalagi kata Eko, Wali Kota Bogor Bima Arya sudah mencanangkan akan mengirimkan pelatih ke luar negeri untuk menimba ilmu agar bisa ditularkan ilmunya di Kota Bogor.

“Saya juga akan fokus kepada pembinaan atlet usia dini dan Dispora akan terus bergerak, lapangan belakang GOR Pajajaran akan dibangun agar bisa fokus pembinaan usia dini,” imbuhnya.

Tak lupa ia mengucapkan terima kasih kepada voters, komisi wasit, komisi futsal yang 5 tahun belakangan ini sudah melakukan yang terbaik. “Saya haqul yakin kita bisa memberikan yang terbaik untuk Kota Bogor,” tegasnya.

Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat (Asperbangkesra) Setda Kota Bogor, Dody Ahdiat yang membuka acara Kongres Luar Biasa PSSI Kota Bogor berharap agar kongres ini dapat menghasilkan pemimpin dan pengurus yang solid.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berupaya memfasilitasi agar dapat meningkatkan kemajuan, khususnya di bidang olahraga salah satunya dari dana hibah, meski tahun ini anggarannya lebih rendah dibandingkan tahun 2018.

“Tapi untuk program prioritas kemajuan olahraga Pemkot Bogor akan memberikan perhatian lebih,” katanya.[] Admin

 



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *