Kota Bogor

Dukung Pengambil Alihan Pasar TU Kemang, DPRD Kota Bogor Harap jadi Sumber PAD

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Pengambilalihan Pasar Teknik Umum (Pasar TU Induk Kemang) oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, mendapat dukungan dari DPRD Kota Bogor.

Dalam pengambilalihan Pasar TU Kemang itu, Komisi 1 dan 2 DPRD Kota Bogor ikut hadir dalam mendukung Pemkot Bogor.

Ketua Komisi 1 DPRD Kota Bogor, Anita Primasari Mongan mengatakan, apa yang dilakukan Pemkot Bogor ini memang sudah harus dilakukan sejak lama, tapi baru terealisasi hari ini.

“Saya pikir dengan kondisi ini sudah sah sesuai hukum yang berlaku,” kata Anita, Senin (17/5/2021).

Menurut Politisi Partai Demokrat ini, DPRD Kota Bogor akan mengawal seluruh proses pengambil alihan Pasar TU oleh Pemkot Bogor dan nantinya dikelola agar menjadi potensi pendapatan untuk daerah.

Baca juga  Bima Resmikan Gedung Baru DPRD Kota Bogor Senilai Rp70 Miliar

“Saya kira DPRD terutama komisi 2 akan terus mengawal, karena ini berhubungan dengan masyarakat dan pedagang, mereka sudah mengeluh pembayaran kepada swasta mahal sekali. Kalau sekarang diambil alih oleh pemkot dan diserahkan kepada Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ),  tentu harga untuk biaya sesuai dengan peraturan derah, jadi tidak mahal,” jelasnya.

Sementara, Ketua Komisi 2 DPRD Kota Bogor, Rusli Prihatevy mengapresiasi langkah tegas dari Pemkot Bogor dalam ambil alih Pasar TU Kemang, proses pengambil alihan langkah yang di lakukan Pemkot sudah di lakukan, yang mana sudah membuat Tim terpadu dan nantinya akan terlihat langsung dalam pengelolaan Pasar TU Kemang.

“Tim terpadu tersebut merupakan proses yang sudah ditempuh. Terpenting sesuai aturan. Kita apresiasi berkenaan proses yang sudah berjalan, hari ini sudah melegitimasi berkenaan hal tersebut, tinggal langkah kedepan, karena sesuai dengan undang-undang, bahwa pasar rakyat itu harus dikelola oleh pemerintah,” tegasnya.

Baca juga  Hery Cahyono: Setuju Kinerja Sekda Dievaluasi

Politisi Partai Golkar ini menambahkan, yang terpenting agar tetap melihat kondisi di Pasar TU, baik para pekerja itu agar tetap juga harus diperhatikan dan tidak dikesampingkan.

“Semoga bisa lebih cepat lagi mengoptimalkan kinerja, supaya potensi pendapatan di sana bisa diambil maksimal. Ketika sudah dikelola oleh pemerintah, tentu ada benefit yang baik akan PAD yang masuk, secara substani itu merupakan pemgawasan kami sebagai komisi 2 DPRD Kota Bogor,” jelasnya.

Untuk diketahui, Pasar TU Kemang diambil alih oleh Pemkot Bogor mulai Senin 17 Mei 2021. Pengambil alihan itu dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top