Pihak Bocimi Belum Siap, Koneksi Kembali Ditunda

Dirut PDAM : Recovery Kebocoran Pipa di Bocimi Tiga Hari

BOGOR-KITA.com – Pecahnya pipa transmisi AC 21″ milik PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor di lokasi proyek pembangunan jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) di Kampung Tengek, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Kamis (5/1/2017), telah mengakibatkan kerugian tidak hanya bagi PDAM namun juga kepada ribuan pelanggannya.PDAM menjanjikan perbaikan akan menghabiskan waktu paling lambat tiga hari.

Sebab, dijelaskan Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Deni Surya Senjaya, Kamis (5/1/2017), pipa transmisi itu memiliki fungsi yang sangat vital untuk menyalurkan aliran air dari sumbernya yang berada di Tangkil, Kabupaten Bogor, ke reservoar milik PDAM. pipa tersebut pecah akibat terkena alat berat milik kontraktor proyek Bocimi.

“Atas musibah kebocoran pipa transmisi itu otomatis membuat kami harus menghentikan pasokan air dan langsung memperbaikinya. Begitu mendapatkan informasi, saat itu juga langsung diterjunkan petugas ke lokasi untuk memeriksa dan melakukan perbaikan,” papar Deni.

Untuk mengatasi kebocoran tersebut, lanjutnya, dibutuhkan waktu setidaknya selama 12 jam yang dikerjakan oleh bagian transmisi dan distribusi. Tetapi, untuk recovery membutuhkan waktu yang lebih lama antara satu hingga tiga hari.

“Oleh karena itu, kami mohon maaf atas kejadian ini dan agar para pelanggan untuk bersabar. Tetapi, para petugas kami khususnya yang ada di lapangan akan bekerja secepat mungkin untuk memperbaikinya,” kata Deni.

Bagi para pelanggan yang terkena dampak kebocoran itu, yaitu yang berada di Zona I yang meliputi wilayah Bogor Selatan dan sebagian wilayah Bogor Timur, apabila membutuhkan pasokan air dapat menghubungi PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor. PDAM, masih kata Deni, memiliki empat unit truk tangki yang siap memasok kebutuhan air bersih untuk para pelanggan yang terdampak. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *