Kab. Bogor

Botani Square Mall dan Cibinong City Mall Dukung PPKM

Cibinong City Mall

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Pemerintah pusat melalui Instruksi Mendagri tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kembali memperketat pergerakan masyarakat di Jawa dan Bali, termasuk Kabupaten Bogor, untuk mencegah penyebaran penularan covid-19.

Instruksi Mendagri yang dikeluarkan 6 Januari 2021  tersebut mulai berlaku 11 -25 Januari 2021. Para gubernur yang masuk dalam instruksi tersebut, diminta membuat aturan  untuk mengatur Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)  yang berpotensi menimbulkan penularan virus covid-19.

Salah satu yang diminta diatur adalah pembatasan kegiatan restoran (makan/minum di tempat sebesar 25 persen) dan pembatasan jam operasional untuk pusat perbelanjaan/mal sampai dengan pukul 19.00 WIB.

Menanggapi kebijakan tersebut, Public and Media Relation Cibinong City Mal atau CCM, Farah mengatakan mendukung pembatasan tersebut.

Baca juga  Protokol Kesehatan: Cibinong Paling Tidak Disiplin, Rumpin Paling Baik

“Kami tentu akan dukung upaya pemerintah untuk menekan laju pandemi walau dampak ke kami (mal) atau ke tenant pasti ada penurunan traffic dan pendapatan,” ucap Farah, Jumat (8/1/2021).

Farah mengaku, sampai saat ini pihaknya belum mendapat surat resmi dari Pemerintah Kabupaten Bogor terkait penerapan PPKM yang juga disebut PSBB se-Jawa-Bali ini.

“Setau saya suratnya belum keluar. Jadi kita hanya persiapan saja dan memberikan info ke tenant dan menunggu surat dari pemkab,” jelasnya.

Senada, General Manager Botani Square, Fery Gunardi mengungkapkan, pihaknya juga mendukung langkah pemerintah dalam melakukan pembatasan jam operasional mal.

“Saya sangat mendukung langkah pemerintah untuk memutus rantai covid-19,” kata Fery

Baca juga  Jalan Sudirman Buka Tutup Situasional Mulai Malam Ini

Namun, menurutnya pembatasan jam operasional harus diberlakukan di semua sektor bukan hanya di mal saja.

“Saya rasa percuma jika pembatasan jam operasional di satu sektor saja,  seperti jika mal ditutup tapi pedagang kaki lima masih tetap buka, nanti kerumunan masyarakat beralih ke tempat lain,” jelasnya.

Fery menegaskan, pihaknya siap mengajak masyarakat untuk memerangi penyebaran covid-19.

“Mari kita sama-sama perangi covid-19 sampai pandemi ini berakhir,” pungkasnya. [] Ricky

 

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top