Wali Kota Bogor Bima Arya menghadiri puncak perayaan HUT PDAM Tirta Pakuan ke-42 di SPAM Katulampa, Desa Cibanon, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Sabtu (27/4/2019).

Bima Minta PDAM Tirta Pakuan Jaga Keseimbangan di Usia ke-42

BOGOR-KITA.com – Wali Kota Bogor Bima Arya menghadiri puncak perayaan HUT PDAM Tirta Pakuan ke-42 di SPAM Katulampa, Desa Cibanon, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Sabtu (27/4/2019). Dalam sambutannya Bima Arya meminta jajaran direksi hingga seluruh karyawan untuk terus menjaga keseimbangan dari berbagai hal agar PDAM Tirta Pakuan tetap eksis.

Menurut Bima, usia 40-an harus mulai serius memikirkan keseimbangan. Ibarat pada manusia, usia tersebut mencapai puncak kehidupannya baik dari segi fisik, intelektual, emosi, maupun spiritualnya.

“Hidup itu baru mulai pada usia 40-an. Disitulah dinamika dan usia yang sesungguhnya. Jadi kalau tidak pintar-pintar menjaga keseimbangan, hidupnya akan terancam lebih cepat berakhir,” ungkap Bima.

Keseimbangan yang dimaksud Bima Arya untuk PDAM adalah seimbang antara bekerja dan istirahat, seimbang asupan gizinya, seimbang dunia dan akhiratnya, seimbang antara bagaimana mengurusi warga dan mengurusi diri sendiri, seimbang urusan keluarga dengan urusan kantor.

“Intinya seimbang dalam segala hal. Kalau banyak yang tidak seimbang bisa game over. Dalam konteks itu saya ingin mengingatkan kepada PDAM dan kita semua. Yang tak kalah penting adalah seimbang antara inovasi dan apresiasi. Jadi harus terus berinovasi, saya senang Pak Dirut menyampaikan beberapa teknologi. Tapi jangan lupa kita pun harus mengapresiasi secara internal. Berinovasi progresif, tapi karyawan tidak diapresiasi dengan baik, apakah perusahan bisa sehat? Tidak. Harus ada apresiasi. the right man in the right place. Reward and punishment harus berjalan,” bebernya.

Baca juga  Sampai Juli 2020, BPJAMSOSTEK Bogor Kota Bayarkan Klaim Rp420 Miliar

Bima juga mengajak seluruh karyawan untuk tetap menjaga kebersamaan karena tidak mungkin menghasilkan pekerjaan yang baik dan maksimal tanpa kebersamaan yang kuat antar karyawan.

“Kebersamaan tidak hanya dibangun dengan joget-joget, kebersamaan dibangun ketika suka dan duka. Dibangun melalui motivasi, apresiasi yang tidak pernah berhenti. Jadi saya titip direksi membangun kebersamaan tidak cukup dengan hiburan, jalan-jalan. Mari kita bangun kebersamaan dengan cara yang pas. Dengan cara yang seimbang, bisa juga dengan pangaosan (pengajian) atau tarbiyah supaya kita semakin istiqomah, semakin ikhlas memaknai bahwa bekerja adalah ibadah,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan berita acara serah terima operasional SPAM Katulampa oleh Kepala Satuan Kerja Pengembangan Kementerian PUPR Tanozisochi Lase dengan Direktur Utama PDAM Tirta Pakuan Deni Surya Sanjaya. Dengan serah terima SPAM Katulampa itu diharapkan bisa mengoperasikan Water Treatment Plant (WTP) atau Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan Reservoir yang mampu lebih maksimal melayani pelanggan.

Penandatanganan tersebut juga disaksikan oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim, Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat dan jajaran direksi serta karyawan PDAM Tirta Pakuan. [] Admin/Humas Pemkot Bogor



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *