Kota Bogor

Bima Arya Blusukan Temui Zulfan dan Zahira, Telepon Kadisdik Perhatikan Pendidikan Mereka

Bima Arya telepon Kadisdik Hanafi

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Wali Kota Bogor Bima Arya mendatangi warga, tepatnya di Jalan Abesin, yang ibunya meninggal dunia 7 hari yang lalu setelah terpapar Covid-19.

Zulfa, Zulfan dan Zahira telah kehilangan ibunda tercinta. Sedangkan ayahnya sudah 7 tahun berpisah dengan ibunya. Ketiganya terlihat tabah dan tegar.

Dalam kesempatan itu, Bima Arya langsung menelepon Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Hanafi meminta untuk memperhatikan pendidikan Zulfan dan Zahira yang masih duduk di bangku sekolah.

“Saya meminta Kepala Disdik Kota Bogor untuk pastikan agar Zulfan dan Zahira dapat bantuan fasilitas pendidikan yang dibutuhkan sampai lulus SMP dan masuk ke jenjang SMA nanti,” katanya, Sabtu (24/7/2021).

Selain di Jalan Abesin, Bima Arya juga mengunjungi wilayah Kelurahan Genteng, Kecamatan Selatan dan Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah.

Baca juga  Diperintah Bima Arya, Disdik Kota Bogor Jamin Pendidikan Zulfan dan Zahira

Tepatnya di Kampung Awan, RT 002 RW 010, Kelurahan Genteng, Bima Arya sempat berdialog dengan beberapa warga menanyakan kondisi yang tengah dihadapi.

Di antara warga yang ditemui, ada dua orang anak yang sudah ditinggal wafat ibunya, tengah menunggu di rumah. Sementara sang ayah tengah bekerja.

Selain itu, ada juga warga yang berprofesi sebagai sopir angkot trayek 11, Tyson (30) langsung menyampaikan sulitnya mencari penumpang saat ini.

Untuk menyiasatinya, Tyson mengaku menjual voucher pulsa dan menggunakan tabungan yang dimiliki untuk kebutuhan hidupnya.

Dalam blusukan tersebut, selain menanyakan kondisi, Bima Arya yang didampingi Camat Bogor Selatan, Hidayatullah juga memberikan bantuan paket sembako dan vitamin dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor bagi warga yang terdampak pandemi Covid-19.

Baca juga  Diperintah Bima Arya, Disdik Kota Bogor Jamin Pendidikan Zulfan dan Zahira

Khusus bagi siswa, Bima Arya juga memberikan bantuan untuk membeli kuota guna membantu pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Tadi kita ke Kampung Awan, kurang lebih ada 15 rumah. Mayoritas pekerjaannya buruh, mengurus makam dan ada juga sopir angkot, semuanya terdampak karena pandemi Covid-19, penghasilannya jadi berkurang. Ada juga anak yang ditinggal wafat ibunya atau ditinggal orang tuanya bekerja, semuanya berjuang dan masih  bersyukur di tengah keterbatasan yang ada. Hal yang mengagumkan adalah orang tuanya masih bisa menyisihkan hasil yang didapat untuk anaknya agar bisa mengikuti pembelajaran secara daring. Sekecil apapun pemasukan yang diterima selalu ada yang disisihkan untuk itu,” kata Bima Arya.

Baca juga  Diperintah Bima Arya, Disdik Kota Bogor Jamin Pendidikan Zulfan dan Zahira

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor lanjut Bima Arya, akan terus berupaya semaksimal mungkin membantu warga yang terdampak, sambil mendoakan agar semua warga Kota Bogor diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menghadapi pandemi ini.

Sementara itu, di wilayah Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah, Bima Arya juga didampingi Sekretaris Kecamatan Bogor Tengah, Dicky Iman Nugraha mendatangi beberapa warga untuk memberikan sembako dan vitamin.

Sebelum memulai blusukan, Bima Arya secara simbolis menerima bantuan paket sembako dari Pemprov Jawa Barat yang diserahkan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Jawa Barat, Ahmad Hadadi didampingi para staf, di Posko Logistik PPKM Kota Bogor didampingi perwakilan Dinsos, Dinkes dan Koordinator Posko Logistik, Muzakkir. [] Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top