Pengundian Tabungan Berseri Periode ke-6 di Gedung Wanita, Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (25/11/2019).

Bank Kota Bogor Bakal Perluas Jaringan Kantor

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Bank Kota Bogor berencana akan memperluas usaha atau jaringan kantor di beberapa wilayah Bogor, pasalnya sampai saat ini lingkup operasional Bank Kota Bogor sudah tidak hanya di wilayah Kota Bogor, tapi ada di kabupaten Bogor bahkan Kota Depok.

“Operasional kami bukan hanya saja di lingkup Kota Bogor, tapi ada di wilayah wilayah perbatasan Pemkot Bogor dan kabupaten seperti di Cigudeg , Jasinga, Cibinong bahkan ada di Sawangan dan Pancoran Mas, Kota Depok,” ucap Direktur Utama (Dirut) Bank Kota Bogor Ibrahim di sela pengundian Tabungan Berseri Periode ke-6 di Gedung Wanita, Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (25/11/2019).

Selain itu, lanjut Ibrahim, Bank Kota Bogor juga ingin memperluas penyaluran kredit yaitu paket paket modal kerja dari penyedia barang dan jasa Kota Bogor. Menurutnya ada sekitar 1.500 paket dan tender dengan jumlah cukup besar.

“Pemerintah Kota Bogor bekerjasama dengan penyedia barang dan jasa. Penyedia barang dan jasa tersebut mendapat pekerjaan dan juga mendapat keuntungan dari Pemkot Bogor, tapi kami juga ingin ada timbal balik bahwa pembuatan penyedia barang dan jasa tidak bekerjasama dengan bank lain tetapi bisa bekerjasama dengan Bank Kota Bogor,” jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa Bank Kota Bogor siap bersaing dengan Bank umum dan BPR lainnya. “Kami siap bersaing dengan bank umum maupun bank BPR lainnya baik persyaratan, kemudahan dan suku bunga kami siap bersaing,” katanya.

Sementara, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menuturkan sampai saat ini Bank Kota Bogor memiliki aset sebesar Rp. 170 miliar dengan memiliki nasabah lebih dari 10 ribu nasabah.

“Bahkan hampir 100 persen penyertaan modal dari pemerintah sudah disampaikan, jumlahnya kurang lebih 54 miliar, jadi sudah tidak ada lagi hutang dari Pemkot Bogor terkait dengan pembiayaan,” ucap Dedie

Dedie menjelaskan, Bank kota Bogor yang baru dua tahun berkiprah sebagai perumda kredit yang disalurkan sudah mencapai 129 miliar.

“Ini luar biasa, harus terus di tingkatkan nasabahnya, memang nasabahnya masih sangat dominan ASN Kota Bogor, ini menjadi tantangan bagi direksi untuk mengembangkan jumlah nasabah jangan hanya dari ASN tapi juga harus merangkul nasabah dari berbagai kalangan,” pungkasnya. [] Ricky



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *