Kota Bogor

Kota Bogor Bagikan Pengelolaan Sampah dalam Mayors Talk 2026

Dedie Rachim/Pemkot Bogor

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Pemerintah Kota Bogor membagikan pengalaman dalam pengelolaan sampah pada kegiatan Mayors Talk: Climate and Urban Resilience 2026 yang diselenggarakan Komisariat Wilayah (Komwil) III Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Balai Kota Bogor, Senin (28/9/2026).

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan pengelolaan lingkungan hidup, termasuk persampahan, membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda.

Menurut Dedie, salah satu bentuk kolaborasi tersebut dilakukan Pemkot Bogor bersama Rekosistem melalui penyediaan waste station di Balai Kota Bogor. Fasilitas itu ditujukan untuk memudahkan masyarakat dalam menyalurkan sampah yang memiliki nilai ekonomi.

“Dalam climate dan tentang ketangguhan kota, harus ada peran generasi muda. Banyak anak muda yang sudah bergerak memberikan peran dalam melestarikan lingkungan hidup,” kata Dedie dalam sambutannya.

Baca juga  Petani Hingga Kuli Bangunan Bisa Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan, Hanya Bayar Iuran Rp36.800

Ia mengatakan pengalaman Kota Bogor dalam pengelolaan sampah dapat menjadi bahan pembelajaran bagi pemerintah kota lainnya.

Di sisi pengolahan akhir, Dedie menyebut Kota Bogor telah meninggalkan sistem open dumping dan menerapkan controlled landfill. Pemkot Bogor juga sedang memproses pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Pengurus Pusat APEKSI yang juga Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, mengatakan pengelolaan lingkungan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, termasuk generasi muda.

“Pemerintah itu harus berkolaborasi. Barang bekas semua bisa masuk dan diolah. Dan sesama pemerintah juga harus berkolaborasi dalam membangun kota tangguh,” ujarnya.

Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam mengatakan kegiatan Mayors Talk tersebut diikuti 25 kota yang tergabung dalam Komwil III APEKSI.

Baca juga  Pemilik Kios Handphone di Jasinga Ditemukan Meninggal Dunia

Menurut Alwis, Kota Bogor menjadi salah satu daerah yang membagikan pengalaman pengelolaan sampah kepada pemerintah kota peserta kegiatan.

“25 kota ini datang ke Bogor karena memang Bogor sangat konsen dan semangat. Bahkan ketika menjadi tuan rumah, Bogor ini ingin berbagi berbagai hal baik,” kata Alwis.

Ia mengatakan sejumlah program pengelolaan sampah di Kota Bogor dapat menjadi bahan pertukaran pengalaman antarkota, termasuk keberadaan waste station dan pembangunan PSEL.

“Bogor ini akan berbagi apa yang sudah dilaksanakan dan dijalankan kepada Komwil III yang hadir, baik kepala daerah hingga dinas dan perangkat daerah yang juga hadir,” ujarnya.[] Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top