Kab. Bogor

Kartini Berseragam Cokelat, Ketika Polwan Jadi Ibu, Sahabat dan Pelindung Masyarakat

BOGOR-KITA.com, KEMANG – Semangat Perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam membangun pondasi kemandirian dan emansipasi perempuan Indonesia tidak akan pernah terlupakan.

Saat ini, kaum perempuan Indonesia telah berkiprah dalam berbagai sektor kehidupan berbangsa dan bernegara serta menunjukkan prestasi kerja mumpuni namun tetap dengan kodrat kewanitaan sebagai seorang ibu.

Termasuk di jajaran Bhayangkara atau Polri. Kaum perempuan telah banyak memberikan kontribusi dengan kerja nyata, tidak hanya berkebaya. Mereka hadir sebagai seorang Ibu, Sahabat bahkan pelindung masyarakat.

Kapolsek Kemang Polres Bogor AKP Yulita Heriyanti mengatakan, eksistensi kiprah Polwan dalam institusi Polri menunjukkan bahwa perjuangan Kartini tidak akan pernah mati atau padam sampai kapanpun.

Baca juga  Pemkab Bangun Puskesmas Lebih Besar di Cisarua Hasil Usulan Masyarakat di Acara Boling

“Polwan sebagai bagian dari institusi Polri akan tetap melaksanakan tugas di manapun dengan penuh dedikasi, tanggungjawab serta bentuk pengabdian kepada negara,” ungkap mantan Kapolsek Megamendung ini, Senin (20/4/2026).

Namun di sela – sela tugas pengabdian pada negara tersebut, jajaran Polwan tetap teguh dengan prinsip dan kodrat sebagai seorang wanita, seorang ibu bagi anak – anaknya. Hal ini menjadi komitmen utama bagi Polwan.

“Saat bertugas, Polwan adalah bhayangkara negara. Tapi kami tetap seorang ibu dengan hati Kartini. Tugas pengabdian bagi negara dan sebagai ibu rumah tangga tetap berjalan secara baik dan berimbang,” ungkapnya.

Sebagai anggota Polri, Yulita telah bertugas di beberapa tempat, diantaranya bertugas di Polwiltabes Bandung dan Polres Bogor. Pada sisi lain, tugasnya sebagai seorang ibu, juga dilaksanakan dengan menjaga dan mendidik kedua anaknya dalam segala hal.

Baca juga  Peringati Hari Kartini, Agrianita IPB Salurkan 1700 Paket Sembako   

Bahkan kedua anak perempuannya tersebut telah menempuh pendidikan prestisius. Putri sulungnya telah lulus dan wisuda di Fakultas Kedokteran UI. Sedangkan putri kedua, masih mengikuti pendidikan di SMA Taruna Malang.

“Satu hal yang paling sering menyentuh hati, saat anak – anak liburan, tetapi saya masih menjalankan tugas. Akhirnya mereka ikut menemani saya bertugas,” kenangnya.

Yulita menegaskan, sebagai seorang petugas bhayangkara, ia memiliki kewajiban penuh melaksanakan semua tugas pengabdian itu secara baik, benar dan bertanggungjawab.

“Jadi Kartini masa kini itu harus memberi kontribusi nyata bagi negara dan keluarga. Sebagai anggota Polri, kami Polwan akan menjadi Ibu, Sahabat dan Pelindung bagi semua masyarakat,” tukasnya. [] Fahry

Baca juga  Halaman Rumah Prabowo, Jalan di Kabupaten Bogor Masih Belum Terurus
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top