Kota Bogor

Penggunaan Air Diprediksi Memuncak Saat Idulfitri, Tirta Pakuan Tingkatkan Kesiapsiagaan

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Menjelang perayaan Idulfitri 2026, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor memastikan pasokan air bersih bagi masyarakat tetap terjaga. Berbagai langkah antisipasi telah disiapkan guna menjaga kelancaran layanan selama periode libur Lebaran.

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira Gusniawan, mengatakan bahwa seluruh petugas tetap bekerja seperti biasa, namun dengan tingkat kesiapsiagaan yang lebih tinggi. Manajemen juga telah menyusun sejumlah skenario untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan layanan maupun lonjakan konsumsi air.

“Petugas tetap menjalankan tugas seperti hari normal, tetapi kami meningkatkan kewaspadaan. Para manajer juga sudah menyiapkan berbagai langkah untuk menghadapi kebutuhan layanan selama Lebaran,” ujarnya, Senin (16/3/2026).

Sebagai bagian dari persiapan, perusahaan memastikan stok bahan kimia untuk proses pengolahan air tersedia cukup hingga sekitar satu bulan ke depan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi keterlambatan distribusi logistik yang kerap terjadi menjelang hari raya.

Baca juga  Bertabur Hadiah, Keluarga Besar PWI Kota Bogor Meriahkan HUT ke-79 RI

Selain itu, Perumda Tirta Pakuan juga menyiapkan petugas piket di setiap zona pelayanan. Tim ini akan tetap siaga selama masa libur guna memastikan penanganan gangguan dapat dilakukan dengan cepat.

Untuk layanan pengaduan pelanggan, perusahaan memastikan call center serta akun media sosial resmi tetap aktif selama 24 jam. Masyarakat diminta memanfaatkan layanan tersebut apabila mengalami kendala terkait distribusi air.

Rino juga mengingatkan pelanggan agar terlebih dahulu memeriksa instalasi air di rumah sebelum melaporkan gangguan. Menurutnya, tidak jarang masalah terjadi karena katup stop valve setelah meteran air tertutup.

“Jika rumah tetangga masih mendapat aliran air sementara di rumah sendiri tidak, sebaiknya periksa dulu stop valve setelah meteran. Namun jika satu wilayah mengalami gangguan, silakan segera melapor kepada kami,” katanya.

Baca juga  Satpol PP Kota Bogor Datang Lebih Dulu, Pedagang Tak Bisa Buka Lapak

Terkait keluhan penurunan tekanan atau debit air yang terkadang terjadi saat hari raya, ia menjelaskan bahwa kondisi tersebut umumnya dipicu oleh penggunaan air secara bersamaan oleh masyarakat, terutama pada pagi hari menjelang salat Idulfitri.

“Berdasarkan pengalaman sebelumnya, tekanan air biasanya kembali stabil sekitar pukul 10.00 hingga 11.00 WIB ketika aktivitas penggunaan air mulai menurun,” jelasnya.

Untuk mengurangi dampak gangguan yang lebih luas, Perumda Tirta Pakuan juga telah menerapkan sistem District Meter Area (DMA). Sistem ini memungkinkan penanganan kebocoran atau perbaikan jaringan dilakukan secara terfokus pada wilayah tertentu tanpa harus menghentikan pasokan air ke seluruh kota.

“Dengan sistem DMA, jika ada masalah di satu titik, dampaknya hanya terbatas pada area tersebut sehingga pelayanan di wilayah lain tetap berjalan,’ tutupnya. [] Ricky

Baca juga  Puluhan Peserta Dibekali Sosialisasi dan Pembinaan Kompepar
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top