Kab. Bogor

Jejak Sejarah Masjid Baiturrahman Ciawi, Bermula dari Langgar Era Pajajaran

BOGOR-KITA.com, CIAWI- Masjid Baiturrahman yang lebih dikenal masyarakat sebagai Masjid Kaum memiliki jejak sejarah panjang yang berawal dari sebuah langgar sederhana. Rumah ibadah itu dibangun oleh warga Kampung Seuseupan Kaum, Desa Bendungan, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, pada awal abad ke-18.

Berdasarkan informasi yang terpampang di dinding masjid, langgar tersebut didirikan pada tahun 1709, bertepatan dengan masa Kerajaan Pajajaran. Saat itu, Kampung Seuseupan Kaum hanya dihuni sekitar 17 rumah dan belum memiliki sarana ibadah, sehingga warga bergotong royong membangun langgar untuk memenuhi kebutuhan keagamaan.

Seiring berjalannya waktu, bangunan tersebut terus mengalami perubahan. Renovasi demi renovasi dilakukan, baik dari sisi luas maupun desain bangunan, mengikuti perkembangan zaman dan kebutuhan jamaah.

Baca juga  Diskominfo Kabupaten Bogor Gandeng BSSN RI Amankan Data Informasi

Perubahan besar terjadi pada 2014, saat Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Rachmat Yasin menetapkan Masjid Baiturrahman sebagai masjid besar Kecamatan Ciawi. Penetapan tersebut mendorong dilakukannya renovasi lebih menyeluruh.

“Kalau masjid yang sekarang sudah banyak renovasi, apalagi sejak ditetapkan menjadi masjid besar, perubahannya cukup signifikan,” ujar salah seorang petugas parkir masjid, Rabu (26/2/2026).

Meski telah banyak mengalami pembaruan, bangunan asli masjid masih dapat dikenali pada bagian atap yang berbentuk tiga undakan. Sementara bagian lainnya sebagian besar telah direnovasi.

Menurut warga setempat, Masjid Baiturrahman diyakini sebagai masjid tertua di wilayah Kecamatan Ciawi. “Kalau yang saya dengar, ini masjid tertua di Ciawi,” tambahnya.

Baca juga  PPKM Mikro Kabupaten Bogor: Positif 94, Sembuh 109 Kasus Aktif Turun dari 338 Jadi 323 Orang

Tak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, kawasan masjid kini juga dilengkapi sarana pendidikan. Di area sekitar masjid berdiri lembaga pendidikan dari jenjang dasar hingga sekolah menengah atas, yang semakin menguatkan peran Masjid Baiturrahman sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat Ciawi. [] Danu

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top