Kota Bogor

BOGOR-KITA.com – General Manager PLN Distribusi Jawa Barat Iwan Purwana mengungkapkan, rasio elektrifikasi listrik di wilayah Provinsi Jawa Barat sampai 2016 ini sudah mencapai 94 persen. Targetnya, pada tahun 2018 nanti, seluruh wilayah Jawa Barat sudah teraliri listrik hingga 100%.
Menurut Iwan, saat ini jumlah pelanggan PLN 90% nya adalah rumah tangga. Dan tingkat konsumsi paling besar masih dipegang oleh sektor industri. “Ini disebabkan tingkat pemakaiannya yang 24 jam,” kata Iwan di sela acara Seminar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang berlangsung di Kantor PT. PLN (Persero) Area Bogor, Jl. Pajajaran, Selasa (29/3/2016).
Iwan mengatakan, sampai tahun 2016 masih adanya desa-desa di Jawa Barat yang belum teraliri listrik karena terkendala akses pasokan. “Kalau dari pembangkitnya cukup, tetapi jangkauan ke pelosok-pelosok daerah butuh waktu untuk menarik jaringan listrik seperti SUTR, JTM, dan lain-lain. Paling banyak daerah yang belum teraliri listrik itu di antaranya di Pangandaran, Tasik, Garut, dan Cianjur Selatan,” sebutnya.
Pihaknya optimistis tahun 2018 akhir, wilayah Jawa Barat telah terdistribusikan aliran listrik. Apalagi dengan program pemerintah pusat 35 giga watt, kini PLN diberikan kemudahan dalam proses pengadaan barang/jasa dan pembebasan lahan.
“Untuk mendukung 35 giga watt itu, di Jawa Barat sekarang ini punya dua proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Di Jatigede dan di Cisokan, Bandung Barat yang diperkirakan tahun 2019 bisa beroperasi. Sedangkan sumber pasokan pembangkit paling besar saat ini masih dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap Batubara,” pungkasnya.
Target di atas sesuai dengan target Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriyawan (Aher). Aher menargetkan akhir tahun 2018 seluruh Kepala Keluarga (KK) di Jawa Barat harus sudah 100% dapat mengakses energi listrik. [] Admin

Baca juga  Selama Ramadan, Perumda Tirta Pakuan Gratiskan Tagihan 1.200 Rumah Ibadah
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top