Kab. Bogor

12 Poktan di Kecamatan Cigombong Minim Dapat Bantuan Bibit

BOGOR-KITA.com, CIGOMBONG – Dua belas Kelompok Tani di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor mengaku minimnya mendapatkan bantuan maupun pembinaan dan sosialisasi dari dinas terkait.

Hal itu dikatakan Ketua Kelompok Tani Usaha Bersama Desa Tugu Jaya, Mochammad Ibnu Suyatma.

Menurutnya, minimnya pembinaan dan sosialisasi berakibat pada lambatnya kemajuan para petani di Kecamatan Cigombong, karenanya banyak petani di sana tak tahu harus menggali potensi yang ada.

“Harusnya para petani di sini mendapatkan ilmu ataupun informasi terkait pertanian baik bantuan maupun cara bertani atau beternak yang benar,” ujar Ibnu kepada wartawan, Senin (1/11/2021).

Selain itu, kelompok tani di Kecamatan Cigombong juga mengalami kesulitan akses informasi bantuan. Bayangkan kata dia, dari 2019 belasan Poktan hanya menerima bantuan berupa bibit pohon talas sebanyak 5 ribu pohon.

Baca juga  Pemcam Cigombong Pertanyakan Lambatnya LPJK RTLH Desa Ciburayut 2019

Sementara, beberapa komoditi yang diajukan belum satu pun teralisasi. Padahal, untuk menutupi meruginya dari pertanian para petani disini juga menggarap peternakan. Hanya saja, untuk pengajuan ternak hewan sangat sulit prosedurnya.

“Apalagi kalau tidak ada pengawalan ke dinasnya,” ucapnya.

Dari 12 kelompok tani ini masing-masing ada yang bergerak sebagai petani padi ada juga perkebunan seperti sedang merintis penanaman tapol, cabe, kacang, jagung dan talas.

“Alhamdulilah dari berbagai jenis bidang pertanian ini kita cuma talas aja yang dapat bantuan sisanya kita mandiri,” bebernya.

Akibat kurangnya bantuan dari Pemerintah, banyak petani di Cigombong terpaksa meminjam uang untuk sekedar membeli pupuk sama bibit.

Seharusnya kondisi tersebut tidak terjadi jika akses informasi terkait bantuan dibuka selebar-lebarnya dan semudah-mudahnya.

Baca juga  Kemendagri Undang Dr Sofyan Sjaf Susun Draft Revisi Permendagri Terkait Data Desa

“Kemarin saya miris lihatnya ada petani pinjam uang ke pengepul  sebesar 400 ribu buat beli pupuk sama bibit kangKung,” ungkapnya.

Sementara, di sektor peternakan, para petenrnak di Kecamatan Cigombong sedang membudidayakan ternak ulat Jerman, ayam KUB dan kambing.

“Untuk ternak kambing atau domba kami minta ada pembinaan atau pelatihan misalkan cara memeras susu kambing cara pemanfaatan susu kambing dan lainnya,” bebernya.

Ia berharap, Kelompok Tani di Kecamatan Cigombong mendapat perhatian dari pemerintah. Tidak hanya itu, ia juga berharap pemerintah bisa memberikan bantuan baik tunai maupun bantuan soal legalitas pembuatan koperasi bibit peternakan. [] Danu

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top