Warga Rumpin Kembalikan Raskin Bau

Tunjukkan rasin bau

B OGOR-KITA.com  – Tujuh karung beras miskin (raskin) dikembalikan warga Kampung Cikoleang, RT 04 dan Kampung Ciputih, RT 05, ke Kantor Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Minggu (7/12), karena beras bantuan pemerintah itu dinilai tidak layak konsumsi. Selain berbau, beras tersebut juga membeku.

“Beras itu sengaja kami kembalikan, karena kualitasnya tidak layak konsumsi, selian bau beras tersebut juga membeku. Jika dipaksakan dimakan saya khawatir akan berdampak pada kesehatan,” ujar Mawarji, Ketua RT 04 kepada PAKAR, saat mengembalikan raskin di Kantor Desa Sukamulya.

Dikatakan Mawarji, buruknya kwalitas beras diketahui saat sejumlah warga mengadukan permasalahan tersebut kepada RT. Warga, menilai beras tersebut bukan untuk konsumsi manusia melainkan untuk hewan. Sehingga sejumlah warga sepakat mengembalikan ke Kantor Desa.

Kepala Desa Sukamulya, Suganda, mengaku kecewa dengan beras bantuan pemerintah yang tidak layak konsumsi. Suganda berjanji akan protes kepada pihak terkait agar tidak lagi mengirim beras buruk.

“Untuk sementara 7 kantong beras kami simpan di kantor desa, untuk dilaporkan kepada pihak kecamatan dan pihak terkait,” ungkap Suganda kepada PAKAR

Ia menambahkan, pada bulan ini Desa Sukamulya mendapatkan raskin sebanyak 12 ton. Hal itu, sebagian masyarakat Desa Sukamulya masih hidup di bawah garis kemiskinan.  Namun demikian hendaknya tidak dikirim beras  seperti itu. “Kita sangat kecewa dengan kwalitas raskin ini,” tandasnya. [] Harian PAKAR/Admin

 



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *