Kota Bogor

Yayasan Griya Muda Mandiri Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Narkotika Secara Gratis

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Guna menekan angka korban penyalahgunaan narkotika Yayasan Griya Muda Mandiri melakukan rehabilitasi narkoba kepada anak-anak muda di wilayah Kota Bogor.

Yayasan yang berdiri pada tahun 2020 ini dikhususkan untuk anak-anak korban penyalahgunaan narkotika yang kurang mampu tanpa dipungut biaya alias gratis.

Pendiri Yayasan Griya Muda Mandiri, Tri Riyanto A.P mengatakan awal dirinya mendirikan Yayasan Griya Muda Mandiri adalah melihat keprihatinan anak muda yang terjerat narkotika dan sulit untuk disembuhkan.

Bahkan, dirinya melihat awal mula pemakai narkotika itu dari merokok. Untuk itu dirinya ingin memberikan pengetahuan bahaya narkotika sejak dini kepada anak-anak muda di wilayah Kota Bogor.

“Kita lihat anak SMP sekarang sudah ngerokok, kalau nggak diberi pengetahuan sejak dini sebelum mereka melanjutkan memakai narkoba itu sudah kita stop dulu di Yayasan Griya Muda Mandiri,” ucap Wakil Ketua DPD Partai NasDem Kota Bogor ini, Rabu (16/3/2022).

Baca juga  Jadwal SIM Keliling di Kota Bogor Rabu 10 Mei 2023

Sampai saat ini, kata Riyan, sekitar 40 orang melakukan rehabiltasi ketergantungan narkotika di Yayasan Griya Muda Mandiri yang beralamat di Pasir Kaliki, Jalan Kampung Jawa, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. “Sekitar 70% yang direhab di kita sembuh total dan yang 30% itu masih rawat jalan,” katanya.

Riyan menjelaskan, rehabilitasi di yayasannya adalah merubah pola hidup pasien dari pecandu narkotika menjadi berkepribadian baik.

“Kita buat pola hidup baru yang tadinya bangun tidur pasien langsung cari narkotika kita ubah pola hidupnya dari bangun tidur mereka langsung mandi dan melakukan aktivitas terus kerja,” jelasnya.

Ia memaparkan, bahwa rehabilitasi untuk penggun narkoba, pihaknya memberikan program selama enam bulan sampai delapan bulan tergantung dari tingkat keparahan pasien.

Baca juga  Shahlan : Maju Mundur Pariwisata adalah Tugas Kita Bersama

Sebelum diberikan program, lanjut Riyan pihaknya memberikan asesmen terlebih dahulu, sejauh mana tingkat keparahan pasien.

“Jadi kita lihat dulu kita nggak asal ngasih program empat bulan atau enam bulan, kadang kalau tingkat keparahannya lebih parah bisa sampai satu tahun rehabilitasinya. Kita juga pernah ada orang yang rehab untuk berhenti merokok, itu kita kasih program lima bulan langsung bisa berhenti merokok,” terangnya.

Selain itu, pasien rehabilitasi di Yayasan Griya Muda Mandiri diajak bercocok tanam di bidang pertanian dan peternakan untuk mengalihkan pasien dari kebiasaan mengkonsumsi narkotika.

“Dengan kegiatan ini, program rehab yang bisa mengalihkan dari kesehariannya pakai narkoba sekarang kegiatannya jadi lebih ke pertanian dan peternakan,” ujarnya.

Baca juga  Badan Narkotika Kota Bogor Nyatakan Perang dengan Narkoba

Tidak hanya itu, Ia juga berniat ingin mengumpulkan 50 anak muda disetiap kelurahan yang ada di Kecamatan Bogor Tengah untuk diberikan pencerahan tentang bahaya narkoba.

“Nah jadi kita juga bekerjasama dengan kelurahan apabila ada warga Kelurahan ingin di rehabilitasi bisa kita alihkan ke tempat rehabilitasi milik kita,” pungkasnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top