Iwan Setiawan

Wabup Bogor Sebut Ada Konsekuensi Jika ASN Kerja di Rumah

BOGOR-KITA.com, CIBINONG – Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan turut mengomentari wacana Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bisa bekerja di rumah seperti yang dikemukakan Menteri PPN / Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. Menurut Iwan ada konsekuensi yang timbul apabila kebijakan tersebut berlaku.

“Akan ada pengurangan biaya operasional bagi ASN yang kerja di rumah. Saya pribadi merasa rugi, misalnya saya ingin mengundang rapat dadakan ASN tersebut tidak sedang di Bogor,” kata Iwan kepada wartawan di Kantor Bupati Bogor, Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (26/11/2019).

Iwan menambahkan Kabupaten Bogor memiliki perkantoran yang saling berdekatan itu menjadi salah satu keuntungan apabila ada rapat mendadak.

Menurutnya, Pemkab Bogor belum mempunyai kajian soal efisiensi jika ASN bisa bekerja di rumah.

“Efisiensi kami belum punya kajian soal itu parameternya. Baru wacana aja, antisipasinya harus ada. Mungkin dengan diskusi diskusi kecil,” tambah Iwan.

Seperti diketahui, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) / Badan Perencanaan Pembangunan Nasional akan menguji coba 1.000 ASN mereka untuk bekerja dari rumah mulai Januari 2020.

Suharso mengatakan, masa depan perkantoran akan didesain menjadi smart office. ASN bisa bekerja dari mana saja.

Wacana ASN bisa bekerja di rumah pertama kali dikemukakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) bulan Agustus 2019. [] Hari



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *