Kab. Bogor

Siapa Oknum DPRD dan Pejabat Pengatur Proyek GOR Pakansari Cibinong Senilai Rp196 Miliar

BOGOR-KITA.com – Isu adanya oknum DPRD dan pejabat Pemkab Bogor yang bertindak sebagai pengatur proyek Pemkab Bogor semakin jadi bahan pergunjingan. Sebelumnya, atau Selasa (15/3/2016), Ketua Yayasan Satu Keadilan yang juga Sekjen Peradi Sugeng Teguh Santoso menyatakan dirinya sudah memperoleh informasi awal mengenai identitas oknum dimaksud.

Hari ini, Rabu (16/3/2016) Kepala Sub Bagian Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena membenarkan pihaknya tengah menyelidiki dugaan tak beres tender proyek Stadion Pakansari, Cibinong yang disinyalir sejak awal sudah ditentukan pemenangnya. Menurutnya kasus itu sedang dalam proses penyelidikan.
“Saya sudah kordinasi dengan penyidik Unit III Kriminal Khusus (Krimsus), benar sedang lidik (penyelidikan) pemeriksaan dokumen,” ujar AKP Ita, Selasa (23/6).
Menurut Ita, pihaknya melakukan penyelidikan bukan berdasarkan laporan masyarakat, melainkan berdasarkan informasi intelijen Polres Bogor.

Baca juga  Pejabat dan ASN Wajib Lapor Harta Kekayaan

Seperti dilaporkan merdeka.com, lelang proyek tahap II Stadion Pakansari senilai Rp 196 miliar yang dilakukan Kantor Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (KLPBJ) Kabupaten Bogor banyak mendapat sorotan, dikarenakan PT Prambanan sebagai pelaksana proyek sudah ramai diketahui publik bakal jadi pemenangnya.

Informasi diperoleh pengumuman pemenang tender dilakukan pada pukul 12.38 WIB hari Jumat, 22 Mei 2015. Tapi media sudah mengetahui tiga hari sebelumnya, bahwa PT Prambanan sebagai salah satu peserta lelang sudah ditentukan oleh sejumlah pejabat teras Pemkab Bogor.

Berdasarkan informasi yang beredar, ada empat nama pejabat teras Pemkab Bogor yang sibuk melakukan intervensi kepada kelompok kerja (Pokja) KLPBJ untuk memenangkan PT Prambanan.

Baca juga  Bappeda Jawab Ade Ruhendi Soal Usulan yang Raib dari RAPBD

Hal ini karena dari paket lelang proyek Stadion Pakansari pagu anggarannya senilai Rp 196 miliar bersumber dari APBN, APBD I dan APBD II. Dalam lelang tahap II Mei 2015 lalu, lelang paket proyek tersebut diikuti empat peserta, yakni PT WIKA dengan penawaran Rp178 miliar, PT Nindya Karya Rp181 miliar, PT Prambanan Rp188 miliar dan PT Waskita dengan penawaran Rp194 miliar.

Ketika dikonfirmasi Rabu (16/3/2016) Sugng Teguh Santoso mengaku belum spesifik memperoleh informasi jenis proyek yang diatur oknum DPRD dan pejabat. “Mudah-mudahan data yang akan diberikan diketaui proyek mana saja yang diatur oknum pejabat dan DPRD itu,” kata Sugeng melalui sambungan telepon dari Kalimantan Barat. Sugeng menegaskan, oknum DPRD dan pejabat pengatur proyek itu harus diungkap.

Baca juga  Anggota DPRD Sesalkan Serah Terima Pasar Kebon Kembang dari PT Javana ke PD PPJ

GOR Pajajaran diresmikan Rabu (16/3/2016). Tokoh olahraga nasional Agum Gemelar turut hadir dalam peresmian. [] Admin

 

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top