Kab. Bogor

Sejumlah Hotel dan Tempat Wisata di Kawasan Puncak Telah Kantongi Sertifikat CHSE

hotel
Hotel di kawasan Puncak

BOGOR-KITA.com, CISARUA – Sejumlah hotel dan tempat wisata di kawasan Puncak telah mengantongi sertifikat CHSE Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Mengutip informasi di laman Kemenparekraf, program sertifikasi CHSE (Clean, Health, Safety & Environment) atau Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan adalah proses pemberian sertifikat kepada usaha pariwisata, usaha/fasilitas lain terkait, lingkungan masyarakat, dan destinasi pariwisata.

Sertifikasi CHSE berfungsi sebagai jaminan kepada wisatawan dan masyarakat bahwa produk dan pelayanan yang diberikan sudah memenuhi protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.

Kawasan Puncak yang memiliki panorama indah serta udara yang sejuk menjadi magnet bagi wisatawan untuk terus berkunjung ke kawasan ini.

Baca juga  Wabup Iwan Setiawan: Rest Area Gunung Mas Harus Selesai Akhir Tahun Ini

Namun sayang sejak pandemi melanda, kunjungan wisatawan ke kawasan Puncak terus menurun.

Tapi, bagi wisatawan yang ingin tetap berkunjung dan menginap di hotel Puncak janganlah pernah takut. Sebab, ratusan hotel dan tempat wisata yang ada di Puncak telah melakukan penerapan protokol kesehatan secara ketat dan memiliki sertifikat CHSE.

Humas BPC PHRI Kabupaten Bogor, Djunaedi meminta wisatawan yang akan ke Puncak untuk tidak takut dengan sejumlah aturan yang dikeluarkan pemerintah selagi wisatawan mengikuti aturan tersebut.

“Puncak kawasan yang aman untuk dikunjungi dan disinggahi di masa pandemi ini, hotel dan tempat lainnya di kawasan indah ini juga aman bagi siapa saja yang akan berkunjung,” ujar Djunaedi kepada wartawan, Sabtu (6/3/2021)

Baca juga  PKL Liar Menjamur di Saung Seng Gunung Mas

Untuk terus memberi rasa aman menginap di hotel di kawasan Puncak, para pengelola hotel terus melakukan penerapan protokol kesehatan, baik itu untuk semua ruangan dan fasilitas hotel sendiri maupun karyawan hotel yang menjalani rapid test antigen secara berkala.

“Kami para pengelola hotel sudah sangat ketat menerapkan protokol kesehatan, dan juga karyawan hotel pun terus di rapid tes antigen secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, discount atau potongan harga pun sedang jor-joran dilakukan para pengelola hotel. Hal ini untuk menggenjot tingkat okupansi hotel khususnya di kawasan Puncak yang sudah sekian lama bisnis ini nyaris terpuruk. [] Danu

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top