Rayendra Berpeluang Besar Diusung PDIP – PKB, Mengulang Koalisi Pilwalkot Bogor Sebelumnya
BOGOR-KITA.com, BOGOR – Dokter Raendi Rayendra berpeluang besar diusung koalisi PDIP – PKB di Pilkada Kota Bogor 2024. Pada pemilihan legislatif tingkat Kota Bogor tahun 2024, PDIP meraih 6 kursi sementara PKB 4 kursi. Kursi kedua partai cukup untuk mengusung Rayendra maju di Pilwalkot Bogor tahun ini.
Diketahui Rayendra telah memiliki kartu tanda anggota (KTA) PDIP dan sebentar lagi akan mendapatkan surat tugas untuk Pilkada Kota Bogor.
Keberhasilan Dokter Rayendra meraih tiket PDI Perjuangan untuk maju sebagai Cawalkot, merupakan buah hasil dari perjuangan dan kerja kerasnya yang mengikuti proses penjaringan di DPC PDIP Kota Bogor.
Jika Rayendra berhasil menyatukan PDIP dan PKB di Pilkada Kota Bogor, maka akan mengulang koalisi ini. Diketahui tahun 2018 PDIP dan PKB berkoalisi mengusung Dadang Iskandar dan Sugeng Teguh Santoso.
Rayendra mengungkapkan, sejak mendapatkan rekomendasi dari DPP PKB, ia terus melakukan komunikasi intensif dan mengikuti proses penjaringan di sejumlah parpol di Kota Bogor. Tentunya, proses penjaringan dan komunikasi maupun konsolidasi terhadap parpol di Kota Bogor, tiada lain untuk terwujudnya koalisi parpol yang akan mengusung Rayendra menjadi Cawalkot. Rayendra mengikuti penjaringan di beberapa parpol, diantaranya di PKB, PDIP, PPP, Demokrat, Nasdem dan Gerindra.
Setelah mendapatkan rekomendasi dari PKB, intensitas komunikasi dengan parpol lainnya terus diintensifkan, hingga keluarnya surat tugas dari DPP PDIP. Rayendra mengucapkan terima kasih kepada PKB maupun PDIP yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya.
“Ya, kemarin saya ke DPD PDIP Jabar dan menerima surat tugas sebagai Cawalkot. Untuk rekomendasi dari DPP PDIP Insya Allah segera keluar juga. Jadi, saat ini sudah ada 2 parpol yang memberikan amanah dan kepercayaan kepada saya untuk maju Pilwalkot Bogor,” ucap dokter spesialis kulit itu kepada wartawan, Kamis (6/6/2024).
“Ini proses yang sedang berjalan, ada 2 parpol yang siap bersepakat berkoalisi. Tapi, saya tetap berkomunikasi dengan parpol lain, agar mereka juga bisa memberikan rekomendasi ke saya dan bergabung bersama-sama membangun koalisi,” tambahnya.
Ia juga menyebutkan, beberapa parpol diharapkan bisa bergabung dalam koalisi PDIP dan PKB, seperti PPP, Golkar, Nasdem, serta Gerindra. Rayendra diketahui telah mengikuti penjaringan di parpol-parpol tersebut, walaupun sampai saat ini belum ada keputusan dari parpol itu, baik dari DPP maupun dari DPD Jabar. Karena baru 2 parpol yang memberikan keputusan, yakni PDIP dan PKB.
“Saya mengikuti proses-proses yang ada di parpol-parpol. Harapannya, semoga partai-partai lain bisa bersama-sama bergabung dalam koalisi nanti,” jelasnya.
Ketika ditanyakan soal Rayendra telah resmi memiliki KTA PDIP saat menerima surat tugas/rekomendasi dari PDIP, Rayendra mengungkapkan bahwa kebijakan setiap partai berbeda-beda.
“Saya sedang menjalankan tugas untuk komunikasi koalisi lintas partai, agar terbentuk koalisi yang kuat, mohon doa dari warga Kota Bogor,” tutupnya. [] Ricky