Ketua IDI Kota Bogor dr. Zainal Arifin SpS

Prof Dr dr Sujudi Diusulkan jadi Nama RSUD Kota Bogor

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bogor dr. Zainal Arifin, SpS mengusulkan Prof Dr dr Sujudi dijadikan nama RSUD Kota Bogor.

Ihwal keinginan memberi nama RSUD Kota Bogor ini disampaikan Wali Kota Bogor Bima Arya saat meninjau persiapan laboratorium PCR di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor, Jalan Semeru, Bogor Barat, Jumat (7/8/2020).

Bima Arya meminta masukan dari berbagai pihak untuk pilihan nama yang akan dipakai menjadi nama RSUD. “RSUD ini harus punya nama. Masa RSUD Kota Bogor terus. Untuk identitas sangat perlu. Silakan diusulkan nanti teman-teman dewan bisa mengusulkan, RSUD bisa mengusulkan, dan lain sebagainya,” ujar Bima saat itu.

Menanggapi keinginan Bima tersebut, IDI Kota Bogor mengusulkan Prof Dr dr Sujudi menjadi nama RSUD Kota Bogor.

“Sesuai permintaan Bapak Wali Kota Bogor mengenai nama RSUD, saya mengusulkan nama Prof Dr dr Sujudi. Beliau mantan Menteri Kesehatan RI dan mantan Rektor UI kelahiran Bogor putera daerah Bogor,” kata Zainal Arifin kepada BOGOR-KITA.com, Minggu (9/8/2020).

Baca juga  RSUD Kota Bogor Luar Biasa, Salah Satu Terbaik dari 186 RSUD di Indonesia

Prof Dr dr Sujudi lahir di Bogor 8 September 1930 – meninggal dunia di Jakarta, 23 Juni 2007 pada umur 76 tahun menjabat Menteri Kesehatan Indonesia dari 17 Maret 1993 hingga 16 Maret 1998.

Zainal juga mengucapkan selamat hari jadi RSUD Kota Bogor yang keenam.

Pihaknya pun menyambut baik akan dioperasikannya laboratorium PCR RSUD Kota Bogor.

“Saya menyambut gembira dan syukur Alhamdulillah dengan dioperasikannya laboratorium pemeriksaan PCR RSUD Kota Bogor,” ujar Zainal.

Hal ini, sambung Zainal, akan mempercepat pemeriksaan penderita covid-19 positif yang berpengaruh pada percepatan memutus rantai penularan sehingga dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian covid-19.

Seperti diketahui salah satu hambatan utama pemutusan rantai penularan adalah lambatnya pemeriksaan PCR yang merupakan pemeriksaan baku emas untuk diagnostik covid 19. [] Hari



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *