BOGOR-KITA.cm - Pasar Sukasari, Kota Bogor, berpotensi ambruk. Para pedagang yang berada di lantai dasar mengeluhkan lambatnya penanganan baik dari pemerintah kota maupun pengelola pasar.

Ada beberapa titik fondasi dan dinding kios milik pedagang sudah retak, bahkan ada beberapa yang sudah roboh karena rapuh.

Para pedagang khawatir akan keamanan fondasi dan dinding pasar, yang sewaktu-waktu roboh menimpa pedagang maupun pengunjung. Mereka juga mengeluhkan kinerja direksi PD Pasar Pakuan Jaya yang dianggap tidak cepat tanggap.

"Sudah sewajarnya jika infrastruktur pasar segera direnovasi karena menyangkut keselamatan para pedagang. Sering kali pasar ini di survey oleh pengelola, tapi tidak ada tindaklanjutnya," kata ," kata Edi Purnomo pedagang bumbu di Pasar Sukasari, Jumat (11/9/2015).

Selain rawan ambruk, jika diguyur hujan kondisi pasar yang dibangun tahun 80-an itu layaknya kolam ikan. Rembesan air hujan masuk melalui celah-celah coran sehingga menggenangi lantai dasar dan basement.

"Kami berharap pengelola atau walikota bisa mendengar keluhan kami. Selain mengancam keselamatan, pendapatan kami juga menurun karena pembeli yang datang takut tiba-tiba kios ambruk," kata Mita, satu dari dua pemilik kios yang dinding tempat usahanya roboh belum lama ini.

Sementara itu, Kepala Bagian Usaha dan Jasa PD Pasar Pakuan Jaya mengakui kondisi Pasar Sukasari yang sudah sangat mengkhawatirkan. "Ya, setiap bulan unit pasar melaporkan kondisi fisik pasar karena bangunannya sudah rapuh," kata dia.

Namun demikian, PD Pasar Pakuan Jaya belum memiliki rencana merevitalisasi pasar tersebut. "Harapan kami pengelola Shangrila Plaza mau bekerjasama supaya tahun 2016 bisa dibangun berbarengan dengan Shangrila Plaza itu sendiri," kata dia. [] Boy

Pondasi Retak, Pasar Sukasari Rawan Ambruk

BOGOR-KITA.cm – Pasar Sukasari, Kota Bogor, berpotensi ambruk. Para pedagang yang berada di lantai dasar mengeluhkan lambatnya penanganan baik dari pemerintah kota maupun pengelola pasar.

Ada beberapa titik fondasi dan dinding kios milik pedagang sudah retak, bahkan ada beberapa yang sudah roboh karena rapuh.

Para pedagang khawatir akan keamanan fondasi dan dinding pasar, yang sewaktu-waktu roboh menimpa pedagang maupun pengunjung. Mereka juga mengeluhkan kinerja direksi PD Pasar Pakuan Jaya yang dianggap tidak cepat tanggap.

"Sudah sewajarnya jika infrastruktur pasar segera direnovasi karena menyangkut keselamatan para pedagang. Sering kali pasar ini di survey oleh pengelola, tapi tidak ada tindaklanjutnya," kata ," kata Edi Purnomo pedagang bumbu di Pasar Sukasari, Jumat (11/9/2015).

Selain rawan ambruk, jika diguyur hujan kondisi pasar yang dibangun tahun 80-an itu layaknya kolam ikan. Rembesan air hujan masuk melalui celah-celah coran sehingga menggenangi lantai dasar dan basement.

"Kami berharap pengelola atau walikota bisa mendengar keluhan kami. Selain mengancam keselamatan, pendapatan kami juga menurun karena pembeli yang datang takut tiba-tiba kios ambruk," kata Mita, satu dari dua pemilik kios yang dinding tempat usahanya roboh belum lama ini.

Sementara itu, Kepala Bagian Usaha dan Jasa PD Pasar Pakuan Jaya mengakui kondisi Pasar Sukasari yang sudah sangat mengkhawatirkan. "Ya, setiap bulan unit pasar melaporkan kondisi fisik pasar karena bangunannya sudah rapuh," kata dia.

Namun demikian, PD Pasar Pakuan Jaya belum memiliki rencana merevitalisasi pasar tersebut. "Harapan kami pengelola Shangrila Plaza mau bekerjasama supaya tahun 2016 bisa dibangun berbarengan dengan Shangrila Plaza itu sendiri," kata dia. [] Boy



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *