Lubang Gurandil ditutup polisi

Polda Jabar dan Polres Bogor Tutup 23 Lubang Gurandil di Pongkor

BOGOR-KITA.com, NANGGUNG – Sebanyak 700 personil gabungan Polres Bogor, Polda Jabar, unsur TNI, Polhut dan puluhan security PT. Antam TBK, melakukan penutupan lubang penambangan emas tanpa izin atau dikenal dengan sebutan Gurandil pada hari Sabtu (1/2/2020).

Kegiatan ini dilakukan dalam memelihara keamanan dan sebagai peran serta memberikan wujud kontribusi nyata dalam menjaga lingkungan pasca-terjadinya bencana alam pada berbagai titik di Kabupaten Bogor.

Selain upaya yang dilakukan dalam bentuk preventif melalui penutupan lubang-lubang galian penambang emas tanpa izin, dan dalam bentuk represif melalui pengungkapan kasus penambangan emas tanpa izin yang telah dilaksanakan oleh Sat Reskrim Polres Bogor pada (19/1/2020).

23 lubang gurandil yang terbagi dalam 2 blokĀ  dengan jarak antara sekitar 5 hingga 10 Km serta melewati semak belukar dan aliran air sungai yang deras dengan jalur pendakian yang cukup terjal ditutup sore. 13 lubang gurandil pada blok Citorek dan 10 lubang pada blok Cisuren merupakan lubang galian emas yang masuk pada areal kawasan PT Antam, sehingga selain aktivitasnya yang merusak alam dan menimbulkan bencana, para gurandil pun melanggar UU Republik Indonesia No 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara.

Baca juga  1,7 Ton Sumber Daya Emas PT Antam Hilang

“Coba kita bayangkan saja secara visual bagaimana dampak akibatnya jika ada sebuah gunung yang di sekitarnya terdapat lubang-lubang gurandil, tentunya ini akan menimbulkan bencana alam”, ungkap Karo Ops Polda Jabar Kombes Pol Stephen M. Napiun S.Ik., S.H., M.Hum pada saat memimpin apel pasukan yang turut didampingi dengan Dansat Brimob Kombespol Asep Saepudin S.Ik, Dir Intelkam Kombes Pol Dedy Kusuma Bakti S.Ik., M.T.C.P serta Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni S.Ik., M.Si. [] AdminĀ 



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *