Organda Ngotot Pertahankan Tarif Angkot

SPBU di Jalan Dadali

BOGOR – Pemerintah kembali menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM). Premium menjadi Rp6600 per liter, sementara solar menjadi Rp5500 per liter. Pemerintah juga menurunkan harga gas 12 kilogram menjadi Rp129.000, mulai berlaku tanggal 18 januari 2015. Penurunan harga BBM ini adalah kedua kalinya sejak tahun 2015.

Presiden Jokowi mengemukakan, penurunan harga BBM yang kedua ini ini harus diikuti oleh penurunan tarif angkutan.

Namun demikian, Organda Kota Bogor mengatakan akan mempertahankan tarif angkot, karena sebelumnya sudah sempat diturunkan.

Ketua DPC Organda Kota Bogor, M Ischak menuturkan, dampak dari penurunan harga BBM Subsidi tak membuat pihaknya akan menurunkan tarif angkot yang sudah ada, yakni tetap sebesar Rp3.000. “Karena harga kebutuhan pokok dan spare part sudah terlanjur naik, jadi tidak akan mungkin turun, sehingga kita tetap menggunakan tarif Rp3.000 untuk umum,” kata Ischak kepada PAKAR, di Bogor, Jumat (16/1).

Lain halnya Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman. Menurut Usmar,  pihaknya akan mengembalikan tarif angkot dengan harga semula yakni Rp2.500.

“Ya mau bagaimana lagi. Kita hanya mengikuti aturan pemerintah pusat. Setelah diturunkan lagi harga BBM, maka kita akan kaji lagi dengan mengembalikan ke tarif awal. Namun, semua itu akan dirapatkan terlebih dahulu dengan semua pihak terkait,” jelasnya.

Usmar mewacanakan, dengan adanya kenaikan harga BBM mengikuti harga minyak dunia maka akan diprogramkan menggunakan sistem tarif atas atau tarif bawah. “Dengan dinamika harga minyak dunia, maka kita akan adopsi sistem tarif angkutan bus yakni ada tarif atas dan tariff bawah. Daripada sulit mengikuti fluktuatif minyak dunia,” tukasnya.

Penurunan harga BBM untuk kedua kalinya ini, tak mempengaruhi masyakarakat. Pantauan PAKAR di sejumlah SPBU, seperti di SPBU 3416106 di Jalan Dadali, masyarakat tetap membeli BBM seperti biasa, meski tengah malam nanti harga akan turun. Pengguna kendaraan tak mempermasalahkan meski harga BBM masih di kisaran Rp7.500 per liternya. [] Harian PAKAR/Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *