NPCI Kabupaten Bogor Siapkan 210 Atlet Hadapi Peparda VII 2026
BOGOR-KITA.com, CIBINONG – National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor menyiapkan 210 atlet untuk menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VII 2026. Persiapan dilakukan melalui program Pemusatan Latihan Cabang (Pelatcab) yang berlangsung selama sekitar 80 hari.
Ketua Pelatcab NPCI Kabupaten Bogor, Iji Hataji, mengatakan dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor, termasuk Bupati Bogor Rudy Susmanto dan jajaran, menjadi salah satu faktor pendukung dalam proses pembinaan atlet disabilitas.
“Alhamdulillah, dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor, terutama dari Bapak Bupati beserta jajarannya, sangat baik. Saya juga sangat bangga dengan dukungan dari Bapak Bupati,” ujar Iji, Senin (7/9/2026).
Menurut Iji, program Pelatcab dirancang untuk meningkatkan kemampuan atlet sekaligus mengukur perkembangan prestasi secara terukur. Program tersebut mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi, hingga pencapaian prestasi.
Pelatcab berlangsung mulai 3 September hingga 21 November 2026. Salah satu tahapan yang menjadi perhatian NPCI adalah pemetaan baseline atau kondisi awal atlet sebelum menjalani program latihan.
“Untuk Pelatcab ini, kami ingin ada baseline dari para atlet. Baseline ini penting untuk mengukur bagaimana kondisi atlet sebelum dan setelah Pelatcab, sehingga kami bisa melihat peningkatan prestasinya,” kata Iji.
Latihan atlet dilaksanakan di sejumlah lokasi, terutama di kawasan Cibinong Raya. Latihan renang dilaksanakan di Fisik Balai, atletik di Pakansari, dan bulu tangkis di GOR belakang Kodim. Sementara itu, cabang olahraga judo dan bowling dilaksanakan di Cibiru, Bandung.
Iji berharap dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan atlet disabilitas dapat terus diperkuat, termasuk dalam penyediaan fasilitas olahraga.
“Harapan kami kepada pimpinan daerah, khususnya Bapak Bupati, ke depan baik NPCI maupun SOD dapat diberikan ruang untuk terus berkembang, terutama dari sisi fasilitas,” ujarnya.
Ia mengatakan sejumlah atlet dari Sentra Olahraga Disabilitas (SOD) Kabupaten Bogor telah meraih prestasi hingga tingkat nasional, di antaranya dari cabang olahraga tenis meja dan atletik.
Salah seorang atlet boccia NPCI Kabupaten Bogor asal Sentul, Rian, mengatakan para atlet terus menjalani latihan dan membangun kebersamaan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Peparda VII.
“Kami berusaha memberikan yang terbaik di tahun ini. Mohon doa dan dukungan dari masyarakat Kabupaten Bogor untuk kami semua. Mudah-mudahan kami bisa mendapatkan prestasi terbaik dan mampu memberikan hasil yang membanggakan bagi Kabupaten Bogor,” kata Rian.
Rian mengatakan fasilitas yang tersedia turut membantu atlet dalam menjalani latihan. Menurut dia, para atlet dapat memanfaatkan fasilitas gym dan sejumlah peralatan olahraga secara gratis.
Ia juga mengajak penyandang disabilitas untuk terus mengembangkan potensi dan tidak menjadikan keterbatasan sebagai hambatan dalam meraih prestasi.
“Intinya, keterbatasan bukanlah sebuah hambatan bagi kami, tetapi justru menjadi salah satu penyemangat untuk meraih prestasi terbaik,” ujarnya.
Rian juga berpesan kepada penyandang disabilitas agar tidak merasa minder dengan kondisi yang dimiliki. Menurutnya, setiap orang memiliki kelebihan dan potensi yang dapat dikembangkan.
“Jangan pernah merasa malu atas kekurangan yang diberikan oleh Allah. Di balik kekurangan yang kita miliki, pasti ada kelebihan yang diberikan kepada kita, entah itu di bidang apa pun,” tuturnya.
NPCI Kabupaten Bogor menargetkan kontingennya dapat meraih juara umum pada Peparda VII 2026. Target tersebut akan diupayakan melalui program latihan dan evaluasi yang dilakukan selama masa Pelatcab.
Pembinaan tersebut menjadi bagian dari pengembangan olahraga disabilitas di Kabupaten Bogor sekaligus memberikan kesempatan kepada atlet untuk mengembangkan kemampuan dan berprestasi di tingkat daerah maupun nasional.[] Admin
