Kota Bogor

DP3A Kota Bogor Dorong Lulusan SKB IPB University Jadi Fasilitator Keluarga

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Program Sekolah Keluarga Berkualitas (SKB) IPB University diharapkan tidak berhenti setelah para peserta menyelesaikan pendidikan. Lulusan program tersebut justru didorong menjadi penggerak yang dapat menularkan pengetahuan tentang keluarga berkualitas kepada masyarakat di lingkungannya.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, mengatakan keberadaan fasilitator dari kalangan masyarakat menjadi salah satu kunci agar edukasi mengenai keluarga berkualitas dapat menjangkau lebih banyak warga.

Menurut Marse, pemerintah daerah menyambut baik program yang digagas IPB University tersebut karena sejalan dengan upaya membangun keluarga yang berkualitas di Kota Bogor.

“Ini suatu hal yang baik dan kami berharap bisa berlanjut atau continue, demi menjaga bagaimana delapan fungsi keluarga itu bisa hadir di setiap keluarga,” kata Marse usai menghadiri Wisuda Sekolah Keluarga Berkualitas (SKB) di Auditorium Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga (GMSK), Kampus IPB Dramaga, Senin (7/9/2026).

Baca juga  IPB University Kampus Hijau 40 Besar Dunia

Ia menjelaskan, pelaksanaan program SKB juga menjadi bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat. Terlebih, pemerintah memiliki keterbatasan dalam hal pembiayaan maupun ketersediaan tenaga pengajar.

“IPB University punya suatu program yang menurut kami sangat baik dan ini juga harus kita replikasikan. Dengan segala keterbatasan, baik pembiayaan, tenaga pengajar, dan segala macamnya, IPB University hadir untuk membantu kami di pemerintah daerah,” ujarnya.

Sejumlah warga Kota Bogor diketahui mengikuti program tersebut, di antaranya berasal dari Kelurahan Semplak dan Kelurahan Curug Mekar.

Marse berharap para peserta yang telah menyelesaikan pendidikan SKB tidak hanya memperoleh pengetahuan untuk diterapkan di keluarganya masing-masing. Mereka juga diharapkan mampu menjadi fasilitator bagi keluarga lain.

Baca juga  Calon Sekda Kota Bogor: Denny Mulyadi Mundur di Detik Akhir

“Jadi dengan Sekolah Keluarga Berkualitas ini mewujudkan satu fasilitator yang akan bisa menyampaikan kepada keluarga-keluarga lainnya,” jelasnya.

Menurut Marse, manfaat program dapat berkembang secara berantai. Satu lulusan dapat berbagi pengetahuan kepada sejumlah keluarga, kemudian keluarga-keluarga tersebut kembali menyebarkannya kepada lingkungan yang lebih luas.

“Jadi nanti dari satu ke sepuluh, mungkin bukan hanya dari satu ke sepuluh. Dari sepuluh bisa ke seratus, seratus ke seribu, sampai satu juta warga di Kota Bogor semuanya punya keluarga yang berkualitas,” katanya.

Ia menilai penguatan keluarga merupakan bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Sebab, keluarga menjadi lingkungan pertama dalam membentuk karakter dan perkembangan generasi penerus.

Baca juga  Kementan dan IPB  Bangun Kolaborasi Untuk Pertanian 4.0

“Karena keluarga berkualitas menciptakan generasi yang berkualitas, generasi yang berkualitas akan mewujudkan negara yang berkualitas,” pungkasnya. [] Ricky

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top