Mengembangkan Jati Diri dan Mengubah Pola Pikir Pejabat

Mengembangkan Jati Diri dan Mengubah Pola Pikir Pejabat

BOGOR-KITA.com – Sebanyak 45 pejabat di Lingkungan Pemerintah Kota Bogor mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Pengembangan Jati Diri dan Perubahan Pola Pikir Pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bogor. Kegiatan yang berlangsung di Jeep Station Indonesia (JSI), Cikopo Selatan, Bogor itu, direncanakan berlangsung mulai Kamis (23/2/2017) sampai dengan Sabtu 25 Februari 2017

Wali Kota Bogor, Bima Arya pada sambutannya mengingatkan para peserta tentang hidup yang penuh misteri dan zona setiap orang dalam bekerja. “Persoalan utamanya adalah kita harus mampu bekerja lebih cepat saat kita berada di zona masing-masing. Kunci dari kemenangan adalah mengenali diri sendiri,” kata Bima yang mengutip kalimat Sun Tzu.

Mengenali diri sendiri merupakan proses yang tidak pernah selesai. Sekaligus menjadi permulaan dari semua kemenangan kehidupan. ”Barang siapa yang tidak berhasil mengenali diri sendiri pasti tidak akan berhasil menjumpai kemenangan. Diri sendiri bisa jadi kunci kesuksesan, juga bisa jadi kunci kegagalan. Kemenangan diperoleh karena kita paham diri kita sendiri, kekalahan didapat karena kita tidak paham tentang diri kita,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengapresiasi kegiatan ini yang merupakan kerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Pertanian Bogor (LPPM IPB). Tak ketinggalan ia berharap, agar out put dari kegiatan ini tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan kinerja Pemerintah Kota Bogor.”Tapi saya berpikir jauh kedepan dan tidak hanya bagi sudara-saudara, karena semoga diklat ini memberikan arti bagi capaian karier semuanya,” katanya.

Sebelumnya Kepala LPPM IPB, Prastowo menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian dan kontribusi IPB bagi masyarakat. “Diklat ini akan membantu peserta menyelesaikan persoalan tanpa harus melakukan perubahan-perubahan fisik secara mendasar,” katanya.

Selain Prastowo juga tampil itu hadir Kepala P2SDM LPPM IPB, Prof. Pudji Muljono sebagai nara sumber lainnya. ”Perubahan struktur perangkat daerah berkonsekuensi pada perubahan pemimpin dan staff yang ada. Maka, untuk mengoptimalkan perangkat daerah, diperlukan proses penguatan kembali semangat dan etos kerja semua komponen untuk mencapai misi Kota Bogor menjadi Kota yang Nyaman, Beriman dan Transparan,” kata Pudji. [] Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *