jamaah shalat idul fitri di desa Bantarsari

Kategori Rendah, Warga Desa Bantarsari dan Cogreg Shalat Ied di Lapangan

BOGOR-KITA.com, PARUNG – Meski di tengah pandemi virus corona, warga Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur dan Desa Cogreg, Kecamatan Parung melaksanakan Shalat Idul Fitri 1441 Hijriah secara berjamaah di lapangan. Namun mereka tetap beribadah sesuai dengan protokol kesehatan covid-19 seperti memakai masker, menjaga jarak fisik, mencuci tangan dan mengukur suhu tubuh.

“Alhamdulillah Shalat Idul Fitri berjalan dengan baik sesuai protokol covid-19,” kata Kepala Desa Bantarsari Lukmanul Hakim kepada BOGOR-KITA.com, Minggu (24/5/2020).

Sementara itu, menurut keterangan Camat Parung Yudi Santosa, sebagian besar warga di wilayahnya juga menggelar Shalat Idul Fitri di lapangan. Salah satunya warga Desa Cogreg.

“Alhamdulillah di bawah ketua kampung siaga covid-19 sesuai protokol kesehatan,” kata Camat Parung Yudi Santosa.

Nampak para jamaah dicek suhu badannya sebelum memasuki area shalat ied.

Berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Penanganan covid-19 Kabupaten Bogor update 18 Mei 2020, Desa Bantarsari dan Desa Cogreg masuk ke dalam kategori rendah yang berarti tidak ditemukan ODP, PDP maupun pasien positif covid-19.

Sedang jumlah desa berkategori rendah di Kabupaten Bogor berdasarkan data tersebut sebanyak 435.

Sebelumnya, pada 18 Mei 2020, Majelis Ulama Indonesia atau MUI Kabupaten Bogor mengeluarkan surat imbauan terkait pelaksanaan Sholat Idul Fitri.

Dalam surat tersebut disebutkan, di wilayah yang masyarakatnya homogen dan penyebaran virusnya terkendali berdasarkan keterangan pihak berwenang (Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor) pelaksanaan Shalat Idul Fitri bisa digelar di luar rumah. [] Hari



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *