Kadisdik Buka Expo Kursus Kota Bogor 2019

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Berbagai lembaga kursus mengikuti Expo Kursus Kota Bogor 2019 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor di Lantai 3 Bogor Trade Mall (BTM), Jalan Ir. H. Juanda Kota Bogor, Sabtu (19/10/2019). Kadisdik Kota Bogor, Fahrudin secara resmi membuka kegiatan.

Dalam sambutan, Fahrudin menyebutkan, di Kota Bogor ada 80 lembaga kursus dengan 34 kompetensi. Mulai dari tata rambut, perawatan kulit, tata rias, seni musik, bahasa inggris, bimbingan belajar dan lain sebagainya. Bahkan ada kursus skill untuk pelayanan di kapal pesiar dan hotel serta kursus teknologi (IT).

“Cukup banyak lembaga kursus di Kota Bogor yang sudah dikenal di tingkat nasional karena prestasi yang dibuat, selain itu juga lulusannya banyak yang berkualitas. Bahkan lulusan lembaga kursus di Kota Bogor mampu mengimbangi hingga mengalahkan lulusan sekolah kejuruan,” kata Fahrudin.

Kehadiran dan keberadaan lembaga kursus dinilai untuk memenuhi kebutuhan dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui potensi yang dimiliki masyarakat. Dampak hadirnya kursus banyak pengantin di Kota Bogor jadi cantik, makanan atau kuliner di Kota Bogor jadi enak, banyak anak bisa berbicara bahasa inggris, pandai bernyanyi.

“Jadi, lembaga kursus hadir menjadi solusi untuk mengembangkan potensi dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Penyelenggaraan Expo kursus Kota Bogor tidak terlepas dari tujuan Disdik Kota Bogor untuk menyosialisasikan mengenai lembaga kursus agar masyarakat menjadi tahu, bahwa kursus menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kompetensi dari potensi yang dimiliki masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Fahrudin menyampaikan kepada lembaga kursus di Kota Bogor, bahwa pekan depan ada perwakilan Disdik Kota Bogor yang akan mengikuti FGD di kementerian. Untuk itu kepada para lembaga kursus, ia menghimbau agar memanfaatkannya untuk menyampaikan harapan para lembaga kursus melalui perwakilan Disdik Kota Bogor.

Rencananya saat FGD nanti, Disdik Kota Bogor akan menyampaikan beberapa masukan, diantaranya diperlukan perhatian luar biasa bagi para pamong kursus agar tidak lagi dikatakan pamong, tetapi guru serta statusnya disamakan dengan guru dan berhak mendapatkan sertifikasi dari pemerintah.

Selain itu, untuk penilik disarankan agar diangkat menjadi pengawas dan berhak mendapatkan sertifikasi serta berhak mendapat bantuan, baik pusat maupun daerah.

Untuk para penilik, Pemerintah Kota Bogor sendiri lanjut Fahrudin, diusulkan mendapat tunjangan yang total besarannya sama dengan pengawas. Dan dalam waktu dekat akan direalisasikan.

Di awal kegiatan, Ketua Panitia Expo Kursus Kota Bogor 2019 yang juga Plt. Kabid PAUD Dikmas Disdik Kota Bogor, Sri Herlina Nasution menyampaikan maksud dan tujuannya. Diharapkan acara ini mampu meningkatkan kompetensi dan kualitas para lulusan serta manajemen lembaga kursus yang ada di Kota Bogor. Selain itu juga mampu meningkatkan jumlah lembaga kursus yang terakreditasi. []Admin



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *