Kab. Bogor

Kades dan Pengelola Vila di Bogor Sepakat Tak Bakar Sampah Sisa Wisatawan

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Pengelola vila dan pemerintah desa di kawasan Puncak, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, mengimbau masyarakat maupun wisatawan untuk tidak membakar sampah, baik di lingkungan rumah, halaman vila, lahan kosong, maupun area terbuka.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pencegahan kebakaran, terutama saat kondisi cuaca kering. Selain berpotensi memicu kebakaran, pembakaran sampah juga dapat menimbulkan asap dan berdampak terhadap kualitas lingkungan.

Pengelola Vila Goksaladavillage, Indra (31), mengatakan imbauan untuk tidak membakar sampah penting untuk diperhatikan bersama, khususnya saat kondisi lingkungan kering.

“Kami sangat mengapresiasi imbauan dari Bupati Bogor. Kemarau berkepanjangan ini tentunya harus menjadi perhatian bersama,” ujar Indra, Senin (14/9/2026).

Baca juga  Satgas TMMD Kodim 0621/Kabupaten Bogor Gelar Penyuluhan KB

Ia mengatakan, pihak pengelola vila terus mengingatkan wisatawan maupun penyewa agar tidak melakukan pembakaran sampah ataupun aktivitas lain yang dapat memicu kebakaran di sekitar area vila.

“Kami sebagai pengelola terus memantau lingkungan dan mengingatkan para penyewa agar tidak menyepelekan kelalaian kecil yang bisa berdampak besar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Kuta, Kusnadi, mengatakan upaya pencegahan kebakaran perlu diikuti dengan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Menurutnya, kondisi kemarau juga berdampak terhadap berkurangnya debit aliran sungai. Karena itu, masyarakat diminta tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air.

“Sampah yang dibuang sembarangan dapat mengganggu lingkungan dan berpotensi menyumbat saluran air. Ketika musim hujan tiba, kondisi tersebut bisa menimbulkan persoalan lain,” ujarnya.

Baca juga  Ade Yasin - Iwan Setiawan, Akan Membangun Bogor Dengan Pancakarsa

Kusnadi menegaskan, menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah desa maupun pengelola vila, tetapi juga wisatawan dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan Puncak.

“Semua harus ikut menjaga lingkungan. Jangan sampai hal kecil seperti membakar sampah atau membuang sampah sembarangan justru menimbulkan bencana,” tandasnya.[] Danu

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top