Kab. Bogor

Bupati Bogor Bangun Embung Sementara di TPA Galuga untuk Percepat Pemadaman Kebakaran

BOGOR-KITA.com, CIBUNGBULANG – Bupati Bogor Rudy Susmanto menerapkan strategi mendekatkan sumber air ke titik-titik kebakaran dengan membangun sejumlah embung air sementara di tengah kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga.

Strategi tersebut dilakukan untuk mempermudah distribusi air ke lokasi kebakaran yang sulit dijangkau kendaraan pemadam. Penanganan kebakaran TPA Galuga telah memasuki hari kedelapan pada Senin (14/9/2026) dini hari.

Rudy menjelaskan, embung tersebut berfungsi sebagai titik penampungan air sementara yang ditempatkan lebih dekat dengan lokasi kebakaran. Air dari sumber awal ditarik sejauh sekitar 1–2 kilometer menuju embung, kemudian dialirkan kembali ke titik berikutnya menggunakan mesin alkon.

“Di tengah-tengah TPA Galuga kita membuat beberapa embung air. Dari titik awal kita tarik kurang lebih 1 sampai 2 kilometer menuju embung kedua. Embungnya sederhana, kedalamannya sekitar 1 sampai 2 meter menggunakan terpal,” ujar Rudy saat memantau penanganan kebakaran.

Baca juga  Soal Mudik Belajar Dari China

Dari embung kedua, air kembali disalurkan menuju embung ketiga hingga mendekati titik kebakaran. Pola tersebut digunakan untuk mendekatkan sumber air ke lokasi api, terutama di area yang tidak dapat dilalui kendaraan.

“Dari embung kedua disalurkan ke embung ketiga, semuanya ditarik dengan mesin alkon. Ini titik paling ujung yang tidak bisa diakses. Jadi kita menggunakan mobil Damkar, tetapi dari beberapa embung yang kita bentuk tadi juga menggunakan mesin alkon dan alat berat,” jelasnya.

Kawasan TPA Galuga memiliki luas lebih dari 40 hektare dengan sejumlah area yang sulit dijangkau. Kondisi tersebut membuat kendaraan, termasuk mobil pemadam kebakaran, tidak dapat mengakses seluruh titik kebakaran. Petugas harus berjalan kaki untuk mencapai sejumlah lokasi.

Baca juga  Meski Jadwal Kick-Off Belum Pasti, Pemain Persikabo 1973 Bersiap Diri dan Cek Kesehatan

Rudy mengatakan penanganan dilakukan dengan mengoptimalkan sumber air, penggunaan alat berat, pemadaman aktif, serta patroli di kawasan TPA.

“Mudah-mudahan jerih payah rekan-rekan semuanya, tim gabungan malam hari ini, dan mudah-mudahan esok hari membawa hasil yang jauh lebih baik lagi. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama, api bisa tuntas padam semuanya,” kata Rudy.[] Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top