Kab. Bogor

Jalan Veteran di Ciawi Sering Banjir

BOGOR-KITA.com, CIAWI – Setelah beberapa menit diguyur hujan, Jalan Veteran atau jalur alternatif Teluk Pinang – Ciawi banjir. Tak hanya merendam badan jalan, air dari parit yang berada tepat di atas jalan tersebut juga menyisakan tumpukan sampah.

Kepala UPT Infrastruktur Irigasi Kelas A wilayah III Ciawi, Tirto Maritom mengatakan, meluapnya air di saluran air di Jalan Veteran ini akibat masih banyaknya masyarakat yang buang sampah ke fasilitas umum.

Padahal, imbauan agar tidak membuang sampah ke saluran air terus dengungkan.

“Kami sudah seringkali mengingatkan kepada warga agar tidak membuang sampah ke saluran air. Karena dampaknya cukup vital ke daerah hilir, salah satu imbasnya air seringkali tumpah ke jalan alternatif,” ujar Tirto kepada wartawan, Rabu (2/2/2022).

Baca juga  Agenda Pemerintah Kabupaten Bogor Kamis 27 Mei 2021

Akibat kurangnya kesadaran masyarakat membuang sampah, ia pun mengaku kerap berjibaku bersama petugas UPT Pengelolaan Sampah melakukan penanganan sampah di lokasi. Bahkan kata dia, selama musim hujan penanganan bisa beberapa kali dilakukan dalam kurun waktu satu bulan.

“Dalam sebulan saja bisa tujuh kali penanganan. Dan sampahnya juga cukup banyak, jadi harus diangkut menggunakan truk sampah. Makanya kita melibatkan pihak UPT pengelolaan sampah. Dan hari ini kami sudah melakukan penanganan dibantu petugas pengelolaan sampah,” terangnya.

Menurut dia, luapan air terjadi disebabkan beberapa faktor, mulai dari saluran parit yang sempit, bongkahan material longsor hingga penyumbatan sampah.

“Sampahnya macam-macam, ada sampah rumah tangga, ranting pepohonan dan lain-lain. Dan kami selalu melakukan penanganan pasca terjadinya luapan air. Tapi kalau hujan deras, hal itu tetap saja terjadi,” bebernya.

Baca juga  PT Dahana Bantu Korban Banjir Subang di Daerah Terisolir

Ia pun mengaku, selama ini pihaknya sudah melakukan berbagai penanganan saluran Teluk Pinang agar tidak terjadi banjir saat hujan. Seperti melebarkan dan menambah ketinggian saluran, pengerukan lumpur, hingga membuat sodetan. Namun menurutnya upaya tersebut tetap saja tidak mampu menahan luapan air.

“Iya sudah berbagai upaya, tapi tetap saja saat hujan turun air dari saluran meluap dan banjir,” ungkapnya

Untuk itu, pihaknya pun tak bosan meminta warga agar tidak membuang sampah ke aliran parit. Karena menurutnya sampah menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir di jalur tersebut. Bahkan kata dia, beberapa tahun lalu sempat terjadi banjir yang merendam pemukiman warga di sekitar jalur alternatif tersebut. []  Danu

Baca juga  Rusli Maksum Kembali Terpilih Jadi Kepala Desa Pandansari
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top