Hector Souto Usulkan Fasilitas Futsal juga Dibangun di Sport Center Rancabungur
BOGOR-KITA.com, BOGOR – Rencana pembangunan pusat olahraga besar di Rancabungur, Kabupaten Bogor, mulai mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto. Dalam sebuah unggahan di media sosial, ia menyampaikan pandangan konstruktif terkait pentingnya menghadirkan fasilitas futsal dalam proyek tersebut.
Redaksi BogorKita telah mendapatkan izin Souto untuk mengutip pernyataannya.
Souto menyebut, proyek sport center yang saat ini masih dalam tahap pengembangan merupakan momentum yang tepat untuk menyampaikan berbagai masukan. Menurutnya, hingga kini futsal belum terlihat masuk dalam daftar cabang olahraga yang direncanakan.
Padahal, ia menilai futsal merupakan salah satu olahraga yang memiliki basis pemain dan penggemar yang luas di Indonesia. Olahraga ini dimainkan di berbagai kalangan, mulai dari kota hingga pelosok daerah, dengan akses yang relatif mudah dibandingkan cabang olahraga lainnya.
Selain itu, prestasi futsal Indonesia di kancah internasional juga dinilai semakin menunjukkan perkembangan. Mulai dari keberhasilan di level Asia Tenggara hingga partisipasi dalam kompetisi internasional menjadi bukti bahwa futsal memiliki potensi besar untuk terus berkembang.
“Futsal bukan olahraga baru. Ini olahraga yang sudah mapan, memiliki sejarah, basis pendukung besar, serta prestasi yang kompetitif,” tulis Souto dikutip Jumat (24/4/2026).
Ia pun mengusulkan agar dalam pembangunan sport center Rancabungur, tersedia ruang yang layak untuk futsal, baik dalam bentuk fasilitas khusus maupun arena multifungsi berstandar tinggi.
Menurutnya, kehadiran fasilitas tersebut bukan soal keistimewaan, melainkan bentuk perlakuan yang setara terhadap cabang olahraga yang telah berkembang pesat di Indonesia.
Souto juga membayangkan masa depan di mana generasi muda Indonesia dapat berlatih futsal di fasilitas berkelas dunia, yang diharapkan mampu mendorong peningkatan prestasi nasional.
Rencana pembangunan sport center di Kecamatan Rancabungur di lahan 500 hektar sendiri masih terus dimatangkan. Berbagai masukan dari publik diharapkan dapat menjadi pertimbangan dalam penyusunan konsep akhir proyek tersebut. [] Hari
