Diah Y Suradiredja dan Syafrizaldi Jpang Luncurkan Buku Perempuan di Singgasana Lelaki

Diah Y Suradiredja dan Syafrizaldi Jpang Luncurkan Buku Perempuan di Singgasana Lelaki

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Perjuangan kepemimpianan perempuan dituangkan dalam sebuah karya tulis berjudul Perempuan di Singgasana Lelaki Atlas Pemimpin Perempuan Indonesia oleh dua orang penulis yang berkolaborasi yaitu Diah Y Suradiredja dan Syafrizaldi Jpang.

Buku ini menceritakan peran perempuan dalam ranah publik yang disajikan secara menarik dimana suatu fenomena yang komplek diuraikan dengan komunikatif.

“Yang diharapkan dari buku ini, pertama kami mencatatkan itu untuk publik, jadi publik harus tahu bagaimana pertarungan perempuan untuk sampai menjadi pemimpin, publik juga harus tahu duduk mengelola sebuah daerah itu perlu bekal, kompetensi juga dia harus paham terhadap pemetaan daerahnya, menguasai isu anggaran dan menguasai bagaimana proses membangun suatu daerah,” ungkap Diah Y Suradiredja usai peluncuran dan diskusi buku Perempuan di singgasana Lelaki di Studio Kendil, Jalan Ciluar Asri, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jumat (18/10/2019) sore.

Diah menjelaskan bahwa buku ini merupakan hasil penelitian yang komperhensif terkait gender dan keterwakilan perempuan dalam politik formal.

“Pendekatan teori yang lebih soft dan perspektif emperis-kritis memiliki pijakan bahwa wilayah publik dan domestik tidak harus di pertentangkan. Buku ini juga mengupas kasus terjerembabnya perempuan pemimpin dalam kasus-kasus korupsi,” jelasnya.

Buku ini juga, lanjut Diah dipersembahkan sebagai kado untuk presiden Jokowi, karena menurutnya Jokowi jangan hanya melihat lima tahun ini dengan rancangan pembangunan, dia harus melihat apa yang terjadi sebetulnya dalam kancah politik kita saat ini.

“Bagi saya ini periode yang terakhir, sebagai presiden dia bilang saya tidak punya beban politik, harusnya dia merubah sesuatu, kalau perencanaan pembangunan itu proses teknokratif tapi kalau lihat proses terhadap kepemimpinan, terutama kepemimpinan perempuan ini adalah pekerjaan rumah (PR) negara yang besar,” katanya.

Sementara Syafrizaldi Jpang mengungkapkan bahwa ada dua hal yang disarankan dalam buku Perempuan di Singgasana Lelaki ini yaitu integritas dan profesionalitas.

“Jadi dua hal itu menjadi sangat penting kalau kemudian orang mau menjadi pemimpin perempuan dan itu PR-nya. Kedepannya buku ini bisa di baca oleh para pengambil keputusan dan berharap bahwa ada diskusi yang berkembang untuk ini,” imbuhnya.

Sebagai pemberitahuan, Buku Perempuan di Singgasana Lelaki ini sudah mulai di dapatkan per tanggal 18 Oktober 2019 di toko buku Gramedia di seluruh Indonesia. [] Ricky



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *