Bocah manis berusia 7 tahun ini ditemukan tewas terbunuh di kontrakan milik kakeknya di Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor Selasa (2/7/2019).

Ibunya Belum Tahu Gadis Cilik Dibunuh di Kontrakan Kakeknya

BOGOR-KITA.com – Sejak dinyatakan hilang pada Jumat (28/6/2019) sore, akhirnya bocah naas Vira Anjela Nur Hidayah (7) ditemukan tewas di kamar mandi kontrakan yang dihuni penjual bubur Berinisial YN di Kampung Cinangka RT 02/RW 02 Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor pada Selasa (2/7/2019) atau tiga setelah dinyatakan hilang.

Korban yang terbujur kaku di bak mandi kontrakan YN dalam kondisi ditutup kain. Korban ditemukan karena kecurigaan keluarga yang mencium bau dari arah kontrakan milik kakek korban. Namun keluarga korban mengaku kesulitan untuk masuk ke kontrakan tersebut karena si pengontrak sejak hari Sabtu sudah tidak ada di tempat.

“Akhirnya saya minta izin ke kakaknya yang ngontrak yang tinggal tidak jauh dari rumah korban untuk meminta izin dibongkar agar bisa memastikan asal bau busuk tersebut, dan akhirnya pintu kontrakan kami bongkar dan kami kaget ternyata bau busuk itu berasal dari mayat cucu saya yang berada di bak mandi,” ujar Kakek korban, H.Didin di rumahnya tak lama saat ditemukan jasad korban.

Korban yang baru duduk di Sekolah Dasar Negeri Cipayung Girang 02 ini anak dari pasangan Taufik Hidayatulloh dan Rahmawati. Bapak korban yang berkerja di salah satu hotel di Puncak itu tak kuasa saat mengetahui anaknya telah menjadi mayat.

Sementara, Ibu korban yang bekerjan sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Taiwan belum mengetahui bahwa anak keduanya telah meninggal secara tragis. “Saya bingung mau bilang sama ibunya yang lagi kerja di luar, jadi sampai sekarang ibunya belum tau, saya takut ada apa-apa di sana kalau ibunya tau,” terang kakek korban.

Kapolsek Megamendung, AKP Asep Drajat mengatakan, kasus ini ditangani langsung SatReskrim Polres Bogor.

SatReskrim Polres Bogor masih melakukan penyelidikan. “Namun dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), saya memastikan korban tewas dibunuh,” ujar Kapolres Bogor AKBP Andi Muhammad Dicky saat dihubungi wartawan, Rabu (3/7/2019).

Ia menambahkan, jajarannya masih mengejar tukang bubur berinisial YN asal Jawa Tengah menghilang tanpa kabar.

“Indikasi kuat pelakunya mengarah ke penghuni kontrakan yaitu YN si penjual bubur ayam. Namun begitu, semuanya harus dilakukan penyelidikan atau penyidikan,” bebernya.

Kasatreskrim Polres Bogor AKP Benny Cahyadi belum mau berbicara.

“Do’akan saja cepat ketangkep, saya akan turun langsung memimpin tim buru sergap untuk mengejar YN di salah satu kabupaten di Jawa Tengah,” tandasnya. [] Admin/Pkr



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *