Kab. Bogor

Demo Sopir Truk, Jalan Raya Parungpanjang Macet Total!

Ratusan sopir truk angkutan tambang (tronton) menggelar aksi demo di tengah jalan raya Parungpanjang sehingga menimbulkan kemacetan parah

BOGOR-KITA.com, PARUNGPANJANG – Dengan membawa kendaraan angkutan tambang yang dimilikinya, sejumlah sopir truk tambang atau truk tronton menggelar aksi demo di tengah jalan raya Parungpanjang, sejak pukul 20.00 WIB, Jum’at (8/12/2023).

Akibat aksi demo tersebut, jalan raya Parung panjang macet total. Bahkan dampak kemacetan parah itu masih terjadi hingga Sabtu pagi (9/12/2023). Puluhan kendaraan truk tronton masih terlihat berjejer di jalan dan ditinggal para sopir.

Informasi yang dihimpun redaksi media ini dari berbagai sumber menyebutkan, aksi demo para sopir itu karena tidak terima dengan kebijakan pembatasan jam operasional khusus truk tambang, sehingga ratusan sopir truk tronton melakukan blokir jalan di Jalan Raya Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

Baca juga  618 KPM di Desa Ciadeg Terima BPNT

“Aksi demo para sopir itu dilakukan sejak semalam, para sopir ini memblokir jalan dan ada juga aksi membakar ban. Arus lalu lintas mengalami kemacetan panjang karena macet total,” ungkap Engkus (38) seorang warga.

Aksi demo para sopir menutup jalan dengan kendaraan truk tambang ini, dipicu larangan melintas bagi kendaraan angkutan tambang baik kosongan atau isi pada saat – saat yang ditentukan yang dianggap merugikan usaha para sopir.

“Kami juga warga masyarakat, punya hak yang sama. Ingin usaha berjalan lancar buat memenuhi kebutuhan hidup sehari – hari bagi keluarga di rumah,” cetus seorang sopir truk tronton yang enggan namanya dituliskan.

Berdasarkan data dan informasi yang di dapat media ini, bahwa pihak Asosiasi Transporter Tangerang Banten (ATTB) telah memberi surat pemberitahuan resmi akan adanya giat aksi demo para sopir ke Forkopimcam Parungpanjang.

Baca juga  Ranting NU Desa Tegal Lakukan Lailatul Ijtima Perdana

Dalam isi surat tersebut, ATTB menyebut bahwa aksi demo sopir truk tronton ini sebagai keprihatinan kondisi sulit yang dialami saat ini oleh para sopir tronton. Dalam surat tersebut juga dituliskan jika tuntutan para sopir tidak ditindaklanjuti maka akan ada demo sopir lebih besar.

Sedangkan Kapolsek Parungpanjang Polres Bogor Kompol DR Suharto SH MH, yang dikonfirmasi soal aksi demo serta dampak kemacetan total yang terjadi hanya memberi jawaban singkat.

“Saat ini kondisi kemacetan sudah agak terurai. Tapi masih masalah yang mau masuk ke arah Tangerang. Dishub nya tidak hadir,” pungkas Kompol Suharto. [] Fahry

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top