Dedie Rachim Lantik 17 Pejabat, 4 Setingkat Kadis, Ini Daftarnya
BOGOR-KITA.com, BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan penyegaran jajaran birokrasi dengan melantik 17 pejabat baru di Paseban Sribaduga, Balai Kota Bogor, Kamis (20/8/2026).
Dari 17 pejabat yang dilantik, empat orang dipercaya mengisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT), sedangkan 13 lainnya menduduki jabatan fungsional.
Seluruh posisi JPT yang diisi dalam pelantikan kali ini ditempati pejabat perempuan. Empat pejabat tersebut yakni Anne Dewiana Rulianti yang dipercaya memimpin Bapperida, Tyas Ajeng Fitriani Frihandari sebagai Kepala DPMPTSP, Anna Ismawati sebagai Kepala Diskominfo, dan Henny Nurliani sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memastikan penempatan empat pejabat perempuan tersebut tidak berkaitan dengan kebijakan afirmasi berdasarkan gender. Menurutnya, nama-nama yang terpilih merupakan hasil dari proses seleksi berbasis kompetensi dan manajemen talenta.
“Saya tidak secara sengaja. Begitu melihat hasilnya dari manajemen talenta, ternyata yang nilainya cukup bagus itu perempuan. Buat zaman sekarang kan sudah tidak ada dikotomi atau pemisahan antara perempuan dan laki-laki,” ujar Dedie.
Ia mengatakan, pemerintah daerah harus memberikan kesempatan yang sama kepada setiap aparatur yang memiliki kapasitas dan menunjukkan prestasi.
“Pokoknya kalau perempuan bisa berprestasi, tentu kita berikan kesempatan,” katanya.
Menurut Dedie, pengisian jabatan tersebut juga berkaitan dengan kebutuhan organisasi Pemkot Bogor. Pemerintah perlu memastikan roda pemerintahan tetap berjalan optimal, terlebih terdapat sejumlah pejabat yang akan memasuki masa purnatugas.
Ia menilai rotasi dan promosi merupakan bagian dari dinamika birokrasi yang diperlukan untuk menjaga efektivitas organisasi. Proses pengisian jabatan pun dilakukan melalui tahapan seleksi yang cukup panjang.
“Buat saya nomor satu, saya enggak banyak intervensi. Saya cuma melihat dari hasil Rekomtek. Prosesnya cukup panjang dan yang memang memiliki nilai yang cukup untuk bisa memenuhi jabatan, tentu buat saya tidak ada keraguan untuk langsung saya pilih,” tegasnya.
Dedie menambahkan, pengalaman serta rekam jejak para pejabat menjadi salah satu modal penting dalam menjalankan tugas baru. Karena itu, ia berharap pejabat yang baru dilantik dapat segera bekerja dan memberikan dampak terhadap pelayanan publik.
Dedie juga memberikan penekanan khusus terkait integritas. Ia meminta para pejabat tidak menjadikan jabatan sebagai sarana untuk menunjukkan kemewahan, melainkan sebagai amanah untuk melayani masyarakat.
“Pesan saya kepada pejabat yang baru dilantik hari ini nomor satu, jaga integritas. Tadi saya sampaikan, jadi pejabat di Kota Bogor itu harus menunjukkan kebersahajaan. Jangan pamer-pamer kemewahan dan sebagainya, sudah tidak cocok,” ungkapnya.
Ia pun mengingatkan agar seluruh pejabat tetap mengedepankan kepentingan warga dalam setiap kebijakan maupun pelaksanaan tugas pemerintahan.
“Hari ini kita bekerja untuk rakyat, untuk masyarakat. Tunjukkan saja bahwa kita memang orang-orang yang diberikan kesempatan dan amanah jabatan untuk bisa bekerja sebaik-baiknya,” pungkasnya. [] Ricky
