Kota Bogor

Besok, Simulasi Suntik Vaksin Covid-19 di Puskesmas Tanah Sareal Kota Bogor

BOGOR-KITA.com, BOGOR –  Besok, Minggu (4/10/2020) digelar simulasi vaksinasi covid-19 di Puskesmas Tanah Sareal, Kota Bogor. Ini dapat dibaca bahwa vaksin covid-19 segera ada.

Tak bisa dipungkiri, seluruh rakyat Indonesia dan juga dunia merindukan kehadiran vaksin covid-19 Bukan semata-mata dalam kaitannya dengan masalah kesehatan, tetapi juga karena penetrasi covid-19 telah menimbulkan krisis ekonomi, bahkan mulai masuk ranah politik, bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di negara super power Amerika Serikat, di mana masalah covid-19 menjadi salah satu isu yang dihantamkan oleh Joe Biden untuk mengalahkan incumbent Donald Trump dalam pilpres yang digelar 3 Nopember 2020 mendatang.

Jawa Barat akan tercatat sebagai daerah yang mengambil peran cukup besar terkait vaksin. Sebab, Bandung adalah tempat di mana vaksin dari China yang dikembambangkan Sinovac itu, saat ini tengah dalam proses uji coba terhadap manusia.

Tidak kurang, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil turut menjadi salah seorang relawan objek uji coba.

Jika Bandung menjadi ajang uji coba, Kota Bogor menjadi ajang simulasi. Seperti Bandung, penunjukan Kota Bogor sebagai ajang simulasi berasal dari pusat.

Baca juga  Jubir Covid-19 Kabupaten Bogor, 32 Positif, 4 Transmisi Keluarga 

Simulasi akan dilakukan besok, Minggu (4/10/2020) puul 10.00 WIB. Lokasi simulasi adalah di Puskemas Tanah Sareal, sebuah puskesmas yang sudah memiliki akreditasi paripurna. Puskesmas seluas 1.390 meter ini beralamat di Jalan Kesehatan, Tanah Sareal, Kota Bogor.

Tidak kurang Walikota Bogor Bima Arya, Wakil Walikota Dedie A Rachim dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno, akan hadir dalam simulasi tersebut.

Simulasi adalah suatu proses peniruan. Jadi simulasi besok adalah peniruan bagaimana nanti pelaksanaan vaksinasi yang penyuntikan vaksin covid-19. Jadi sebagai sebuah simulasi, akan ada peniruan penyuntikan.

Apa makna simulasi ini?

Pertama, agar ketika sudah ada vaksin, proses penyuntikannya dapat berjalan lancar. Kedua, dan yang paling penting, tentunya adalah, simulasi ini indikasi bahwa vaksin akan ada dan segera ada. Belum dapat dipastikan kapan uji coba dan produksi vaksi dilakukan. Namun, sering disebut awal 2021.

Namun proses pembuatan vaksin berjalan baik.

Hal ini dinyatakan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam rapat terbatas, Senin (28/9/2020) lalu.

Baca juga  Bantu Promosikan Anggota Pakirnabo, Disbudparekraf Gelar Bale Kreatif

Ketika itu, Menlu Retno mengatakan, berdasarkan laporan Kepala Tim Uji Klinis Vaksin Covid-19 Prof. Dr. Kusnandi, uji klinis tahap III vaksin yang dikembangkan oleh Sinovac dan PT Bio Farma Persero berjalan dengan lancar dan hasil yang baik.

“Proses persiapan untuk pemberian vaksin yang tepat waktu terus dilakukan secara seksama dan hati-hati,” kata Menlu Retno, dilansir dari setkab.go.id. [] Admin/hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top