E-KTP

Begini Cara Bima Peroleh 70.000 Blanko e-KTP

BOGOR-KITA.com – Bima mengambil ponsel dari ajudannya untuk menelpon Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri Prof Zudan Arif Fakrulloh. Ini terjadi di sela inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) di Jalan Pandu Raya, Bogor Utara, Kamis (17/1/2019),

Mengapa Bima menghubungi langsung Zudan? Hal ini terkait dengan petugas Disdukcapil Kota Bogor yang beralasan bahwa lambatnya proses pencetakan e-KTP karena jumlah blanko yang disiapkan oleh pemerintah pusat tidak mencukupi atau terbatas.

Hubungan telpon nyambung. Percakapan berlangsung terbuka karena Bima membuka mode loudspeaker. “Assalamualaikum Pak Dirjen, izin berbicara sebentar, boleh? Biasa SOS blanko lagi, Pak Dirjen. Kira-kira kita butuh 70 ribu keping,” kata Bima melalui dalam percakapan dengan Dirjen Dukcapil Kemendagri itu.

Zudan pun menjawab bahwa ketersediaan blanko e-KTP di Kemendagri cukup banyak. “Silahkan Pak Bima, ambil saja di kantor, banyak,” jawab Zudan.

Bima kemudian mengatakan, “Saya sering mendapat keluhan dari warga soal e-KTP lama dan ada dugaan pungutan liar dalam pembuatannya supaya cepat. KTP lama sering saya jelaskan blankonya susah. Makanya di sini tadi langsung saya telepon. Ternyata ada, tinggal diambil. Saya tegur Disdukcapil, kalau kurang, lapor ke saya, susah amat, sih. Kan malu kita menyalahkan pusat terus, tapi ternyata kita yang lambat,” tegas Bima.

Ia menambahkan, jika petugas masih menjawab blanko kurang kepada warga, maka dirinya tak segan untuk melakukan mutasi besar-besaran di tubuh Disdukcapil Kota Bogor. “Jadi, selesai masalah blanko. Jika ada lagi alasan mengenai blanko, saya akan mutasi besar-besaran di Disdukcapil semuanya. Berarti mereka nggak mampu bekerja. Besok akan diambil 70 ribu blanko sesuai kebutuhan di sini. Harus cepat diberikan kepada warga yang sudah menunggu lama. Kalau nggak siap, saya akan rombak semuanya di sini,” tandasnya.[] Admin/Huma Kota Bogor



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *