Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin saat menjadi keynote speaker, dalam the 7th Global Conference of Parliamentarians Against Corruption (GOPAC) yang berlangsung di Doha Qatar, tanggal 9-10 Desember 2019, pada sesi Promoting Good Governance-Stepping Up SDGs 16.

Azis Syamsuddin Keynote Speaker di Forum Parlemen Anti Korupsi di Doha

BOGOR-KITA.com, JAKARTA – Selama beberapa periode ini, penguatan institusi menjadi satu visi besar parlemen Indonesia di bawah bendera parlemen modern, yang mampu mengikuti dinamika perkembangan abad ini.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin saat menjadi keynote speaker, dalam the 7th Global Conference of Parliamentarians Against Corruption (GOPAC) yang berlangsung di Doha Qatar, tanggal 9-10 Desember 2019, pada sesi Promoting Good Governance-Stepping Up SDGs 16.

Azis yang memimpin delegasi Indonesia ke pertemuan ini juga menyampaikan mengenai Open Parliament Indonesia yang merupakan salah satu upaya DPR RI untuk menerapkan rezim keterbukaan di parlemen.

“Open Parliament merupakan inisiatif yang bertujuan untuk mendorong parlemen semakin terbuka, transparan, akuntabel, dan inklusif. Terdapat keselarasan antara Open Parliament dengan inisiatif Open Government Partnership (OGP) yang mendorong keterbukaan di unsur eksekutif,” kata Azis Syamsuddin dalam keterangan pers, Rabu (11/12/2019).

Di hadapan anggota parlemen dari 49 negara, 7 peninjau dan 9 organisasi internasional yang hadir di Konferensi Global ini, Wakil Pimpinan DPR RI Bidang Korpolkam ini menyampaikan komitmen DPR RI dan berbagai peran strategis anggota parlemen dalam meningkatkan keterbukaan institusi parlemen.

Upaya-upaya yang dilakukan, kata Azis, tentunya diharapkan bermuara pada peningkatan kepercayaan publik terhadap parlemen. Berbagai inisiatif yang telah dilakukan antara lain melalui Rencana Aksi Nasional Keterbukaan Parlemen yang terpisah dari rencana aksi keterbukaan pemerintah.

Di Asia, DPR tercatat sebagai parlemen yang kali pertama menyampaikan Renaksi Keterbukaan secara mandiri. Untuk meningkatkan pelibatan publik, upaya berkelanjutan terus dilakukan untuk mengembangkan Sistem Informasi Legislatif (SILEG).

Termasuk juga di dalamnya pemanfaatan teknologi digital dalam merangkum partisipasi dan aspirasi masyarakat melalui aplikasi DPRNOW!.

Di sela-sela GOPAC Conference, delegasi melakukan pertemuan bilateral dengan parlemen berbagai negara anggota GOPAC. Pertemuan bilateral membahas berbagai aspek penguatan kerjasama antar parlemen.

Selain Azis Syamsudin, anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Fadli Zon; anggota DPR RI Fraksi Demokrat, Putu Supadma Rudana; anggota DPR RI Fraksi PKS, Mardani; anggota DPR RI Fraksi PAN, Hafisz Tohir, juga hadir mewakili DPR RI.[] Ipung



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *