Kab. Bogor

Awasi Anggaran, DPMD Kabupaten Bogor Bikin Aplikasi Samisade

BOGOR-KITA.com, CIBINONG – Berbagai cara dilakukan Pemkab Bogor untuk mengantisipasi penyelewengan dana program satu miliar satu desa (Samisade).

Kasie Sarana dan Prasarana Desa DPMD Kabupaten Bogor, Harif Wahyudi mengatakan, meski saat ini belum ada satu pun desa yang memulai program yang diprioritaskan kepada pembangunan infrastruktur desa itu, namun DPMD sudah mewanti-wanti dengan dibuatkannya aplikasi Samisade.

“Aplikasi Samisade dapat di-download di Google Playstore, sebagai salah satu transparansi pemerintah kepada masyarakat dalam upaya pemulihan ekonomi,” kata Harif Wahyudi, Rabu (26/5/2021).

Aplikasi Samisade tersebut berisi informasi kegiatan desa, berita dan aduan, selain itu juga di aplikasi ini dapat mengetahui titik lokasi proyek pembangunan, jumlah anggaran hingga progres pengerjaan proyek pembangunan di desa.

Baca juga  Polisi Sita Ratusan Botol Miras dan Ciu Oplosan di Bogor

“Melalui aplikasi ini kita ingin Samisade diketahui masyarakat semua, tidak ada yang ditutup-tutupi bahwa ini transparan dan masyarakat desa harus ikut antisipasi dan berpartisipasi jadi jangan sampai ada penyelewengan,” tegasnya.

Dalam memonitoring program yang dicetus oleh Bupati Bogor Ade Yasin ini, DPMD menggandeng stakeholder yang ada di tingkat kecamatan agar dapat mengawal mulai dari proses pencairan hingga akhir pengerjaan.

“Dana samisade ini kan setelah  14 hari pencairan, desa harus melaksanakan kegiatan nya, maka dari itu kita melibatkan Forkominda sehinga dapat berkomunikasi dengan tim verifikasi dan tim pengawas yang ada di kecamatan,” tutup Harif.

Bupati Bogor Ade Yasin melaunching program samisade (satu miliar satu desa) di Kantor Desa Cipenjo, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Rabu (17/2/2021).

Baca juga  Samisade Bangun Akses Jalan Kampung Gunung Menir, Kediaman Ibu Hamil yang Ditandu Saat Akan Melahirkan

Program samisade dirancang Ade Yasin sejak running menjadi Bupati Bogor. Setelah terpilih Ade Yasin langsung merealisasikanya, dan alokasi anggarannya untuk tahun 2021 sudah disahkan oleh DPRD Kabupaten Bogor.

Dalam sambutannya Ade Yasin mengatakan, program samisade tahun 2021 telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati No.147/ 142/ kpts/ per-uu/ 2021 tanggal 8 Februari 2021 dengan anggaran sebesar Rp311.839.126.194, dan akan dilaksanakan di 532 titik, 349 desa dan 38 kecamatan.

Ade Yasin menyebut setidaknya dua arti penting program samisade.

Pertama, sesuai amanah Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, paradigma saat ini bukan lagi membangun desa tapi desa membangun, dan program samisade adalah wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mendorong desa membangun melalui peningkatan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat desa untuk menyeimbangkan pertumbuhan dan perekonomian wilayah.

Baca juga  Ade Yasin Lepas Truk Kirim Beras ke Kecamatan Leuwiliang

Kedua, program samisade diharapkan akan menjadi akselerator pemulihan sosial dan perekonomian desa disaat pandemi covid-19.

“Saya selalu mewanti-wanti, agar dalam pelaksanaan program samisade, sebisa mungkin sebesar-besarnya memanfaatkan seluruh sumber daya yang ada di desa, secara gotong royong dan partisipatif untuk  memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat setempat, sehingga samisade ini dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat khususnya yang termarginalkan dan terdampak pandemi covid-19,” kata Ade Yasin saat itu. [] Sandi

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Terpopuler

To Top