Kab. Bogor

Demokrat Jabar Targetkan 11 Kursi DPRD Provinsi pada Pemilu 2029

BOGOR-KITA.com, BANDUNG — Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat Anton Sukartono Suratto mengatakan pihaknya menargetkan perolehan 11 kursi DPRD Provinsi Jawa Barat pada Pemilu 2029.

Hal itu disampaikan Anton seusai mengikuti forum konsolidasi bersama Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), anggota Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPR RI, serta para ketua DPC Partai Demokrat se-Jawa Barat di El Royal Hotel Bandung, Minggu malam (27/9/2026).

“Terima kasih kepada Mas Ibas yang menyempatkan waktunya untuk menggelar forum konsolidasi dengan para kader di Jawa Barat,” kata Anton.

Dalam kegiatan tersebut hadir enam anggota FPD DPR RI asal Jawa Barat, yakni Fathi dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat I, Dede Yusuf Macan Effendi (Jawa Barat II), Iman Adinugraha (Jawa Barat IV), Anton Suratto (Jawa Barat V), Cellica Nurrachadiana (Jawa Barat VII), dan Herman Khaeron (Jawa Barat VIII) yang juga menjabat Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat.

Baca juga  STKIP Muhammadiyah Bogor Resmi Buka POSMA dan MASTA

Menurut Anton, Partai Demokrat kehilangan empat kursi DPR RI dari Jawa Barat pada Pemilu 2024. Ia mengatakan kondisi tersebut menjadi tantangan bagi partai untuk meningkatkan kembali perolehan kursi pada Pemilu 2029.

“Target minimalnya kita bisa kembali merebut 11 kursi seperti pada Pemilu 2019,” ujar Anton.

Untuk DPRD Provinsi Jawa Barat, Anton menyebut Partai Demokrat memperoleh enam kursi pada Pemilu 2024. Ia mengatakan partainya menargetkan peningkatan perolehan kursi pada Pemilu 2029.

Adapun anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat yang disebut Anton antara lain Sugianto Nangolah dari dapil Jawa Barat I, Saeful Bachri (Jawa Barat II), A. Yamin (Jawa Barat V), Dede Candra Sasmita (Jawa Barat VI), Ronny Hermawan (Jawa Barat VII), Jenal Aripin (Jawa Barat IX), serta Ratnawati dari dapil Jawa Barat X yang juga menjabat Ketua FPD DPRD Jawa Barat.

Baca juga  Lewat Ridwan Muhibi Masyarakat Minta Dibangun SMPN 2 Ciampea

Anton mengatakan konsolidasi internal menjadi salah satu agenda yang dilakukan untuk menghadapi Pemilu 2029. Menurut dia, kerja sama antara anggota DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota diperlukan untuk mengonsolidasikan basis dukungan di daerah pemilihan yang belum memiliki wakil Partai Demokrat.

“Ada tugas-tugas tertentu yang diberikan kepada anggota DPR dan DPRD Provinsi untuk bisa ikut mengonsolidasikan potensi suara di dapil-dapil kosong,” ungkap Anton.

Anton juga mengatakan konsolidasi organisasi akan dilanjutkan setelah Musda VI Partai Demokrat Jawa Barat yang digelar pada 24 Agustus 2026. Tahapan berikutnya adalah pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) di 27 kabupaten/kota.

“Para ketua DPC terpilih punya tugas berat bagaimana menyusun struktur PAC, ranting, hingga anak ranting,” katanya.

Baca juga  Respon Keluhan Warganya Soal Banjir, Kades Babakan Langsung Turun Tangan

Selain penguatan struktur organisasi, Anton mengatakan partainya akan menyiapkan calon saksi untuk setiap tempat pemungutan suara (TPS).

Sementara itu, Ibas meminta kader dan pengurus Partai Demokrat di Jawa Barat menjaga kekompakan serta memperkuat kedekatan dengan masyarakat.

Menurut Ibas, kader partai perlu menyerap aspirasi masyarakat dan menyuarakan kebutuhan serta harapan warga.

“Jangan sekali-kali menyakiti perasaan rakyat,” kata Ibas, yang juga Ketua FPD DPR RI.[] Hari

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top