Regional

Gempa M4,4 Guncang Bayah Banten, Getaran Terasa hingga Sukabumi

BOGOR-KITA.com, SUKABUMI – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,4 mengguncang wilayah Bayah, Banten, dan sekitarnya pada Rabu (30/9/2026) pukul 08.33.16 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut episenter gempa berada di laut, sekitar 40 kilometer barat daya Bayah, Banten. Gempa tersebut berlokasi pada koordinat 7,28 Lintang Selatan dan 106,14 Bujur Timur dengan kedalaman 26 kilometer.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif bawah laut,” demikian keterangan BMKG.

Guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah dengan intensitas berbeda. Berdasarkan laporan masyarakat yang diterima BMKG, guncangan dengan skala III Modified Mercalli Intensity (MMI) dirasakan di Ciracap, Bayah, Jampang Kulon, dan Cisolok.

Baca juga  Pemilik Lahan Nyaris Ribut Dengan Satpol PP Saat Penertiban Puncak Asri

Skala III MMI menunjukkan getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seolah-olah ada truk besar yang melintas di dekat rumah.

Sementara itu, guncangan dengan skala II–III MMI dilaporkan dirasakan di Kabandungan. Adapun Palabuhanratu, Surade, Cibadak, Takokak, dan Waluran merasakan guncangan dengan skala II MMI.

Skala II MMI menunjukkan getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung dapat bergoyang.

Hingga saat ini, belum terdapat laporan kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. BMKG juga menyatakan bahwa hingga pukul 08.45 WIB, hasil monitoring belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.

Dikonfirmasi secara terpisah, Agung Sabtaji, Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Sukabumi BMKG, mengatakan pihaknya baru menerima laporan mengenai getaran gempa dan masih menunggu informasi resmi terkait dampak terhadap bangunan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi.

Baca juga  DPRD Kota Bogor Tingkatkan Anggaran Tanggap Bencana di APBD 2023

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan memastikan informasi mengenai gempa bumi diperoleh dari kanal resmi BMKG, seperti akun media sosial @infoBMKG, situs resmi BMKG, maupun aplikasi InfoBMKG. [] Fahry

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top