Kab. Bogor

Bankeu Infrastruktur Kabupaten Bogor 2026: Baru 45 Desa yang Cair, 191 Belum Mengajukan

BOGOR-KITA.com, BOGOR –  Memasuki bulan kedelapan 2026, pencairan Bantuan Keuangan (Bankeu) Infrastruktur di Kabupaten Bogor masih berlangsung secara bertahap. Hingga Senin (31/8/2026), baru 45 desa yang telah menerima pencairan dan melaksanakan pembangunan yang bersumber dari program tersebut.

Di sejumlah wilayah, pencairan Bankeu Infrastruktur bahkan belum terealisasi. Di Kecamatan Cisarua dan Kecamatan Megamendung, misalnya, belum ada desa yang menerima pencairan Bankeu Infrastruktur tahun anggaran 2026.

Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kecamatan Cisarua, Erni Herlynawati, membenarkan bahwa hingga saat ini belum ada desa di wilayahnya yang menerima pencairan Bankeu Infrastruktur.

Menurut Erni, pengajuan dari desa-desa di Kecamatan Cisarua telah disampaikan dan saat ini masih menunggu proses pencairan.

Baca juga  Tira-Persikabo Lolos 16 Besar Piala Indonesia, Hajar Semen Padang di Pakansari

“Masih menunggu proses pencairan,” ujar Erni, Senin (31/8/2026).

Hal serupa terjadi di Kecamatan Megamendung. Sekretaris Desa Cipayung, Suherman, mengatakan pihaknya hingga kini belum menerima pencairan Bankeu Infrastruktur untuk tahun anggaran 2026.

“Belum ada pencairan,” kata Suherman.

Sementara itu, Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor, Wildan, mengatakan pencairan Bankeu Infrastruktur masih dilakukan secara bertahap.

Berdasarkan data BPKAD, sebanyak 45 desa telah menerima pencairan dan melaksanakan pembangunan yang bersumber dari Bankeu Infrastruktur.

“Iya, baru 45 desa yang sudah cair,” ujar Wildan.

Selain 45 desa yang telah menerima pencairan, terdapat 17 desa yang masih dalam proses pencairan di BPKAD. Sebanyak 82 desa masih menjalani proses administrasi di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, sedangkan 44 desa masih dalam proses di tingkat kecamatan.

Baca juga  Resah Akses Jalan Akan Ditutup Perusahaan, Puluhan Warga Kampung Glusur Gunungsindur Lakukan Aksi

“Sebanyak 17 desa masih proses pencairan di BPKAD, 82 desa masih berproses di DPMD, dan 44 desa masih berproses di kecamatan,” jelasnya.

Wildan juga menyebut masih terdapat 191 desa yang belum mengajukan Bankeu Infrastruktur tahun anggaran 2026.

“Sisanya 191 desa belum mengajukan,” tandasnya.[] Danu

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top