Kab. Bogor

Jalur Penyelamat Selarong Diapresiasi Warga, Dinilai Membantu Mengurangi Risiko Kecelakaan Akibat Rem Blong

BOGOR-KITA.com, BOGOR– Jalur penyelamat di turunan Selarong, Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, mendapat apresiasi dari masyarakat. Fasilitas tersebut dinilai membantu mengurangi risiko kecelakaan, terutama yang disebabkan kendaraan mengalami gagal fungsi pengereman (rem blong).

Menanggapi fungsi jalur penyelamat yang telah beroperasi selama sekitar sembilan tahun, Kepala Dusun III Desa Cipayung, Bahrudin, mengatakan keberadaan jalur darurat tersebut memberikan dampak positif terhadap keselamatan pengguna jalan.

“Ini sangat luar biasa. Jalur penyelamat yang dibangun sangat berdampak dalam mengurangi risiko kecelakaan, terutama akibat rem blong,” ujar Bahrudin, Minggu (12/7/2026).

Menurut Bahrudin, selama hampir sembilan tahun beroperasi, telah terjadi dua peristiwa kendaraan mengalami rem blong yang berhasil ditangani dengan memanfaatkan jalur penyelamat tersebut.

Baca juga  Atap Bocor, Siswa SDN Teratai Mas Belajar dalam Kondisi Tidak Nyaman

“Artinya, keberadaan jalur penyelamat telah mengurangi risiko kecelakaan akibat rem blong,” katanya.

Ia menjelaskan, kondisi rem yang tidak berfungsi dengan baik dapat membuat kendaraan sulit dikendalikan. Apabila tidak segera ditangani, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kecelakaan yang membahayakan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya.

Karena itu, menurutnya, jalur penyelamat di turunan Selarong menjadi salah satu fasilitas keselamatan yang penting. Ruas jalan tersebut memiliki kontur menurun yang cukup panjang dan sering dilintasi kendaraan besar, seperti truk dan bus.

Bahrudin juga mengimbau para pengendara agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum melintasi jalur Puncak, khususnya memastikan sistem pengereman berfungsi dengan baik.

“Dengan memahami fungsi jalur penyelamat, diharapkan para pengendara dapat memanfaatkannya saat menghadapi kondisi darurat,” tandasnya.

Baca juga  Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Raya Puncak

Sementara itu, warga setempat, Azet Basuni, menilai keberadaan jalur penyelamat Selarong turut membantu mengurangi kecelakaan berat di kawasan tersebut.

Menurut Azet, sebelum jalur penyelamat dibangun, kecelakaan lalu lintas yang menimbulkan korban jiwa kerap terjadi di lokasi tersebut. Namun, setelah fasilitas itu tersedia, risiko kecelakaan akibat rem blong dinilai lebih dapat diantisipasi.

“Sampai sekarang kecelakaan maut belum pernah terjadi lagi. Mudah-mudahan seterusnya jalur itu tetap menjadi jalur yang aman,” katanya.[] Danu

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top