Kab. Bogor

Warga Jampang Dukung Iklim Investasi Kondusif, Tolak Aksi yang Dinilai Ganggu Lingkungan

BOGOR-KITA.com, KEMANG – Sejumlah warga RT 01 RW 05 Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, menyatakan dukungan terhadap iklim investasi yang kondusif di wilayah mereka menyusul adanya aksi unjuk rasa di sekitar lokasi usaha beberapa hari lalu.

Menurut warga, aksi yang mengatasnamakan kepedulian terhadap lingkungan tersebut dinilai telah menimbulkan keresahan dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Ketua RW 05 Desa Jampang, Suhendra, mengatakan warga berharap Pemerintah Kabupaten Bogor dan aparat penegak hukum dapat menjaga situasi tetap aman sehingga kegiatan investasi dapat berjalan dengan baik.

“Bagi warga Jampang, investasi bukan ancaman. Justru kehadiran usaha dinilai penting untuk menggerakkan ekonomi lokal dan menyerap tenaga kerja. Ketika iklim investasi terganggu, yang paling dirugikan adalah warga sendiri yang kehilangan peluang kerja,” ujar Suhendra kepada wartawan.

Baca juga  Tim Gabungan Bersihkan Sampah di Simpang Ciawi

Ia menegaskan, warga terbuka terhadap pelaku usaha yang berinvestasi dengan memenuhi ketentuan yang berlaku. Menurutnya, masyarakat juga tidak menginginkan nama lingkungan digunakan oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan di luar aspirasi warga.

“Kami menolak nama lingkungan atau kampung kami digunakan oleh pihak yang mengatasnamakan masyarakat maupun aktivis tanpa mewakili aspirasi warga,” katanya.

Sementara itu, Wakil Direktur PT Istimewa Aston Indonesia, Ronald Marpaung, mengapresiasi dukungan yang disampaikan warga.

Ia mengatakan perusahaan berkomitmen mendukung percepatan pembangunan infrastruktur melalui penyediaan fasilitas produksi beton yang lebih dekat dengan lokasi proyek.

“Dengan berinvestasi di Kabupaten Bogor, kami berharap dapat membantu kelancaran pembangunan infrastruktur dengan mendekatkan plant beton ke lokasi pembangunan,” ujarnya.

Baca juga  Buntut Aksi Demo Di Sejumlah Daerah, Wisatawan Timur Tengah Ogah Ke Puncak

Ronald menambahkan bahwa perizinan usaha perusahaan telah dipenuhi, sementara sejumlah rekomendasi lain yang dipersyaratkan pemerintah daerah masih dalam proses sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap adanya kepastian hukum sehingga investasi yang kami bawa dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah,” katanya.

Dukungan terhadap iklim investasi juga disampaikan Dian, yang memperkenalkan diri sebagai aktivis mahasiswa di wilayah utara Kabupaten Bogor. Ia menilai aksi yang mengatasnamakan masyarakat seharusnya benar-benar mewakili kepentingan warga.

“Kami menolak jika ada pihak yang memanfaatkan nama masyarakat atau lingkungan untuk kepentingan pribadi,” ujarnya.

Menurut warga, penyampaian aspirasi tetap dapat dilakukan melalui dialog tanpa intimidasi maupun tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban.

Baca juga  Sembilan Bintang Layangkan Somasi Kedua ke Pemdes Megamendung

Secara terpisah, Kapolsek Kemang Polres Bogor AKP Yulita Heriyanti mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kalau kondisi kamtibmas kondusif, semua program pembangunan dapat berjalan dengan baik, begitu juga aktivitas masyarakat. Mari bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujarnya.[] Fahry

Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top