Regional

Dompet Dhuafa Dampingi Korban Kecelakaan Kereta Di Bekasi

BOGOR-KITA.com, BEKASI– Dompet Dhuafa silaturahmi kepada keluarga korban kecelakaan yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada kamis (30/4/2026).

Melalui tim Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM), Dompet Dhuafa bertemu salah satu anggota keluarga korban almarhumah Nurlaela yang bernama Bapak Heris Rusman, selaku suami almarhumah di Kampung Ceger, Desa Tanjungbaru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

“Terima kasih atas bantuannya,” imbuh Bapak Heris.

Almarhumah meninggalkan Bapak Heris Rusman yang seorang buruh pabrik dan satu anak yang masih duduk di kelas 6 SD.

Almarhumah merupakan seorang guru yang sangat peduli terhadap anak didiknya. Beliau juga terkenal ramah terhadap tetangga sekitar, almarhumah sering kali mengulurkan tangannya kepada mereka yang membutuhkan.

Baca juga  Panjat Tebing Kabupaten Bogor Raih Perunggu

“Aksi ini merupakan upaya kami sebagai respons atas peristiwa yang terjadi di masyarakat: seputar kemiskinan atau kejadian yang membutuhkan bantuan yang sifatnya insidental,” ujar Koordinator Program Layanan Mustahik (Lamusta) LPM, Rifky Reynaldi.

“Peristiwa kecelakaan kereta api yang terjadi di Bekasi beberapa waktu lalu, kami merespons dengan membantu beberapa keluarga korban yang meninggal dan membantu keluarga korban yang sedang menunggu kesembuhan keluarganya,” lanjutnya.

Sebelumnya, juga Dompet Dhuafa telah membantu dengan menyediakan armada ambulans jenazah dan membantu evakuasi korban.

Kemudian, Dompet Dhuafa juga memberikan puluhan bantuan makanan siap santap bagi keluarga korban yang sedang menunggu rawat inap di RS Kartika Husada Jatiasih Bekasi dan RSUD Kota Bekasi.

Baca juga  Dewan Mochamad Ichsan Nilai Kebijakan Pemprov Jabar Terkait Lalu Lintas Perhubungan Selalu Korektif Bukan Preventif

Selain dukungan materi, Dompet Dhuafa juga dukungan spiritual berupa bimbingan rohani pasien (BRP) bagi korban dan keluarga yang saat ini sedang rawat inap di RSUD Bekasi.

Ustadz Asep Saefulloh sebagai tim BRP Dompet Dhuafa menemui satu persatu pasien. Beliau mendengarkan keluh kesah dan mengenal lebih dekat masing-masing pasien serta keluarganya.

Korban dan keluarganya sangat tidak mengira bahwa kecelakan ini bisa terjadi dan menimpa mereka. Kenyataan ini meninggalkan rasa trauma yang mendalam.

Dompet Dhuafa berkomitmen untuk menindaklanjuti rencana program pemberdayaan atau sejenisnya untuk menunjang keberlangsungan hidup penerima manfaat.

Dengan komitmen berkelanjutan, Dompet Dhuafa berharap bantuan ini bukan hanya meringankan hari ini, tetapi juga membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik.

Baca juga  Update Zona Risiko Jabar: Kota Bogor Masih Merah, Depok Masuk Orange
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top