Puasa, Okupansi Hotel di Puncak Anjlok
BOGOR-KITA.com, MEGAMENDUNG – Bulan Ramadan ada hotel di kawasan Puncak yang hanya terisi satu kamar saja pada akhir pekan.
Sekjen Perhimpunan Hotel Dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor Boboy menyebut tingkat hunian hotel pada bulan suci Ramadan hanya di angka 32 persen. Angka ini jauh lebih turun dari tahun sebelum di moment yang sama.
Ia mencontohkan, Hotel Ussu dengan jumlah kamar sebanyak 150 hanya terisi 28 kamar di akhir pekan.
“Yang pasti secara akumulatif tingkat hunian pada bulan Ramadan hanya 32 persen dari 34 hotel dengan jumlah total kamar 2.596, dan terjualnya 844,” kata Boboy, Senin (9/3/2026).
Hunian paling parah justru dirasakan pengelola hotel non bintan. “Iya kalau hotel non bintang paling rendah huniannya, di akhir pekan hanya 3 sampai 4 kamar terisi, bahkan pernah hanya 1 kamar terisi,” ujarnya.
Ia menyebut, hunian hotel di bulan Ramadan 2026 ini turun disebabkan daya beli masyarakat yang memang jatuh.
Sehingga efeknya, tidak hanya pengusaha hotel tapi juga lainnya terdampak.
Namun begitu, pengelola hotel optimis pada libur lebaran hunian hotel akan meningkat,”Libur lebaran akan meningkat, bahkan saya yakin bisa 100 persen,” tandasnya. [] Danu
