Satgas Covid-19 Kota Bogor

36 Orang Positif Covid-19 dalam Tiga Hari di Kota Bogor

BOGOR-KITA.com, BOGOR – Kasus Covid-19 di Kota Bogor dalam tiga hari terakhir mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Satgas Covid-19 Kota Bogor mencatat dalam tiga hari terakhir sebanyak 36 orang dinyatakan positif.

Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor, Dedie Rachim mengungkapkan, warga Kota Bogor yang dinyatakan positif covid-19 tersebut berdasarkan hasil swab yang dilakukan tim Dinas Kesehatan (dinkes) Kota Bogor.

“Hari ini, saya dan bu Retno (Kadinkes Kota Bogor) menyampaikan informasi terkait covid-19 selama tiga hari berturut-turut berdasarkan hasil penelusuran dan hasil swab test. Artinya selama tiga hari berturut-turut kasus terjadi dengan cukup banyak terkonfirmasi positif, di mana 12 orang di tanggal 8, 12 orang di tanggal 9 dan 12 orang di tanggal 10 Agustus,” kata Dedie saat konferensi pers di Posko Satgas Covid-19 atau Rumah Dinas Wali Kota Bogor, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Senin (10/8/2020).

Meski adanya lonjakan yang cukup signifikan, lanjut Dedie, Kota Bogor tetap masih dalam kategori berisiko sedang,  namun jika tidak berhati-hati bisa saja kondisi risiko sedang ini menjadi risiko tinggi. Apalagi saat ini PSBB perpanjangan keenam ini disandingkan dengan PSBB Pra AKB.

Baca juga  Corona Kota Bogor 21 Juni: 1 Positif, 10 Pasien Sembuh

“Artinya kita sudah melakukan berbagai pelonggaran. Kemudian Pemkot Bogor juga sudah menerbitkan Perwali Nomor 64 tahun 2020 untuk mencoba semaksimal mungkin menerapkan protokol covid-19 secara ketat, artinya semua pelanggaran protokol kesehatan tentu akan ada sanksinya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dengan adanya penambahan kasus tersebut maka jumlah total yang terkonfirmasi positif di Kota Bogor pada 9 Agustus kemarin jumlahnya sebanyak 350 kasus, dengan angka kesembuhan 61,1 persen dan angka kematian 6 persen.

“Dari 350 kasus tersebut yang dirawat di rumah sakit ada 54 persen dan isolasi mandiri ada 46 persen. Kemudian kasus terkonfirmasi positif aktif di rumah sakit jumlahnya ada 115 orang, yang dirawat di rumah sakit jumlahnya ada 48 orang dan isolasi mandiri jumlahnya ada 67 orang,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno menuturkan, kasus covid-19 di Kota Bogor ini berasal dari  imported case, kemudian kedua dari kasus penularan rumah tangga atau keluarga dan terakhir dari kelompok fasilitas kesehatan (faskes).

Baca juga  Update Corona Kota Bogor: 1.114 Positif, 727 Sembuh

“Kalau imported case sampai hari kemarin pertanggal 9 di angka 33 persen, kemudian di kelompok penularan rumah tangga atau keluarga 23 persen dan faskes 14 persen,” terang Retno.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan swab test secara masif agar kasus covid-19 di Kota Bogor ini dapat ditekan.

“Kita akan terus melakukan swab test agar diketahui berapa besar jumlah masyarakat yang terpapar covid-19 di Kota Bogor. [] Ricky



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *