Konferensi pers/Foto Antara

1.620 Sukarelawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Diasuransikan

BOGOR-KITA.com, BANDUNG – Empat Puskesmas dan dua pusat kesehatan milik Universitas Padjadjaran Bandung akan menjadi tempat uji klinis vaksin Covid-19 hasil kerjasama Bio Farma dan Sinovac Cina. Sedangkan 1.620 sukarelawan nantinya akan diasuransikan.

Manajer Lapangan Uji Klinis Vaksin Covid-19 dari Fakultas Kedokteran Unpad Dr Eddy Fadlyana SpA(K) MKes mengungkapkan, uji klinis tahap ketiga Vaksin Sinovac akan dilakukan di enam tempat di Kota Bandung, yakni empat puskesmas, Balai Kesehatan Unpad dan Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Unpad.

Empat Puskesmas tersebut adalah Puskesmas Garuda, Puskesmas Ciumbeuleuit, Puskesmas Dago dan Puskesmas Puter. “Dengan jumlah subjek tersebut maka penelitian ini akan dilakukan di Kota Bandung, Jawa Barat dengan menggunakan enam side penelitian yang terdiri dari empat puskesmas di Kota Bandung, Balai Kesehatan Unpad dan Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Unpad,” tegas Eddy.

“Di enam site tempat penelitian itu kami juga sudah melakukan pelatihan-pelatihan. Pelatihan-pelatihan dari tempat-tempat tersebut membuat tim yang terdiri dari dokter umum lebih dari antara 30 hingga 40,” jelas Eddy kepada pers di Bandung, Rabu (22/7/2020).

Selain dokter umum, pihaknya juga merekrut dokter spesialis penyakit dalam, dan dokter spesialis penyakit anak dan juga keahlian-keahlian yang lain-lainnya sesuai dengan kebutuhan dari penelitian tersebut.

Sedangkan perekrutan 1.620 relawan untuk uji klinis tahap ketiga ini masih menunggu izin dari Komite Etik.

“Bagaimana cara merekrut relawan, jadi setelah kami mendapat izin komite etik maka kami akan langsung melakukan sosialisasi besar-besaran ke masyarakat lewat penyuluhan langsung atau menyebarkan leaflet-leaflet,” jelas Eddy.

Dia mengatakan relawan atau subjek uji klinis tahap tiga vaksin tersebut pada saat pra-rekrutmen semuanya harus dalam keadaan sehat dengan pemeriksaan dokter yang lengkap.

“Kemudian juga ada pemeriksaan sebelumnya tidak menderita sakit Covid-19, kemudian dalam perjalanannya apabila sakit apapun juga itu akan di-cover oleh asuransi, sebagai standarnya. Rumah sakitnya terbuka di sekitar Kota Bandung,” tutur Eddy.[] Anto



Bogor-Kita.com - Sejak 2010


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *